Contoh Daftar Pustaka

Daftar Pustaka – Penulisan daftar pustaka sering kali menjadi momok, karena dalam penulisannya bisa dikatakan rumit. Apabila dilihat secara kasat mata, maka penulisan daftar pustaka terlihat sangat mudah.

Meskipun daftar pustaka terlihat sederhana dan penulisannya mudah, pada prakteknya banyak sekali orang menulis tidak mencantumkan daftar pustaka dalam tulisannya.

Alasan yang digunakan paling banyak adalah karena penulisan daftar pustaka ternyata sulit. Penulisan daftar pustaka dirasa sulit karena tanda baca dan urutan penulisannya sangat rumit.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka Dari Buku

contoh daftar pustaka buku

1. Bila nama penulis terdiri dari 2 kata atau lebih

Nadia, Asma. 2016. Cinta Laki-laki Biasa. Jakarta: AsmaNadia Publishing House.

Wardoyo, Arman Fadli. 2016. Bangkit Dari Mati. Jakarta: Petra.

2. Penulisan daftar pustaka 2 orang atau lebih

Nurjanah, Siti, Budiawan dan Asep Hilman. 2016. Panduan Pelatihan UKM. Bandung: Inamedia.

Rendra, W.S., dan Rizal Chairi. 1991. Sajak-Sajak Perjuangan. Jakarta: PT. Gramedia.

Alwi, Hasan. Dkk. 1997. Tata Bahasa Bahasa Indonesia. Edisi Kedua. Jakarta.

3. Buku terjemahan atau suntingan

Hariansyah, Yusuf (Penterjermah). 2003. Dasar Pemrograman C++. Jakarta: Penerbit Informatika.

4. Bila tidak ada nama penulis

Depdiknas. 1999. Petunjuk Pelaksanaan dan Implementasi Beasiswa dan Dana Bantuan Operasional.Jakarta: Depdiknas.

5. Bila nama penulis sama, namun judul buku berbeda

Prameswari. 2016. Akuntansi Dasar . Semarang: Alfa Media.

________ . 2017. Akuntasi Dasar II. Semarang: Alfa Media.

Contoh Penyusunan Daftar Pustaka (A-Z)

¬ Alisjahbana, S. Takdir. 1995. Puisi Lama. Jakarta: Pustaka Rakyat.

¬ ————. 1996. Puisi Baru. Jakarta: Pustaka Rakyat.

¬ Alwi, Hasan. dkk. 1997. Tata Bahasa Bahasa Indonesia. Edisi Kedua. Jakarta: Balai Pustaka.

¬ Damono, Sapardi Djoko. 1994. Hujan Bulan Juni. Jakarta: Grasindo.

¬ Pratiwi, Rianta. “Biota Laut” Oceana, Volume XXXi, No. 1, 2006, hlm 27—38.

Contoh Daftar Pustaka Dari Jurnal

Syafiq, Rahmad Ali. 2016. Pengaruh Televisi bagi Anak Usia Dini (Analisis Kualitatif Pada Perkembangan Anak di Desa Pulanggaran). Semarang: Universitas Semarang.

Makalah

Raditya, D. 2003. Penanaman Modal Pasar Bisnis: tidak diterbitkan.

Dokumen

Proyek Pengembangan Pendidikan Guru. 1983. Laporan Penilaian Proyek Pengembangan Pendidikan Guru. Jakarta: Depdikbud.

Jurnal Ilmiah

Fahri Sulton, “Pemberdayaan Kaum Perempuan Dengan Memberikan Pelatihan Kerja Ringan,” Sosial Learning Journal, vol. 29, no. 6, hal. 213-217, September 2003.

Contoh Penulisan Daftar Pustaka Dari Majalah

Fauzan Sholikhin, “Berbagi dalam Keindahan”, Pelita Indah, hal. 758-765, Sept. 3-7, 2006.

Contoh Daftar Pustaka Dari Koran

Abbas, Fardi. 2013. “Lumpuhkan KPK, Setnov Malah Terbaring dengan Tiang Liatri”, Suara Rakyat, Senin, 11 Februari 2013. Jakarta.

ContohDaftar Pustaka Dari Artikel Internet

Rafael, Handi. “Balada Anak Muda Saat Ini” 13 September 2016. http://perkembangan-anakmuda-berdasarkan-ilmupsikologi.hluag.co

Contoh Daftar Pustaka Skripsi

Berikut contoh daftar pustaka makalah skripsi:


DAFTAR PUSTAKA

Abror, Abd. Rachman, Psikologi Pendidikan, Yogyakarta : PT. Tiara Wacana, 1993.

Ali, Atabik, Kamus Kontempoler Arab-Indonesia Yogyakarta : Multi Karya Grafika

Purwanto, M. Ngalim, Psikologi Pendidikan, Bandung : Remaja Rosdakarya, 2003.

Usman, M. Uzer, Menjadi Guru Professional, Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 2006.

Surya, Mohammad, Psikologi Pembelajaran dan Pengajaran, Bandung : Pustaka Bani Quraisyi, 2004.

Abdul, Aziz Abdul, Mendidik Dengan Cerita, Bandung : PT. Remaja Rosdakarya, 2008.

Al-Falih, Abdullah Ibnu Sa’d, langkah- langkah Mendidik Anak Sesuai Tahapan Usia, Bandung : Irsyad Baitus Salam, 2007.

E., Mulyasa, Kurikulum Berbasis Kompetensi, Bandung : PT. Remaja Rosdakarya , 2003.

Uhbiyati, Nur, Ilmu Pendidikan Islam, Bandung : CV. Pustaka Setia, 1997.

Sabri, Ahmad, Strategi Belajar Mengajar , Jakarta : Quantum Teaching, 2007.

Zaqiah, Qiqi Yuliati, Kuliah- Kuliah Akhlak, Bandung : Sega Arsy, 2010.

Suryabrata, Sumadi, Metodologi Penelitian, Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada, 2003.

Zuhri, Moh., dkk. Terjemah Ihya Ulumiddin, Semarang : CV. Asy Syifa’, 2003.

Rantisi, M., Kisah- Kisah Nabi Dan Rasul, Jakarta : Bintang Indonesia, 2012.

Rosihan, Anwar, Ummul Qur’an, Bandung : Pustaka Setia, 2000.


Setelah membaca contoh daftar pustaka di atas, ada baiknya kamu membaca beberapa hal terkait dengan daftar di bawah agar terhindar dari kesalahan dalam penulisan daftar pustaka.

Pengertian Daftar Pustaka

pengertian daftar pustaka

Daftar Pustaka yaitu suatu daftar yang berisi semua sumber bacaan yang digunakan sebagai bahan acuan atau referensi dalam penulisan karya ilmiah atau penelitian. Seperti makalah, skripsi, tugas akhir, laporan, thesis, dan penelitian.

Daftar pustaka yang dipilih harus sesuai dengan pokok permasalah yang dibahas dalam sebuah makalah, penelitian, skripsi atau thesis.

Nama, judul buku, artikel, jurnal serta dokemen lainnya, baik cetak maupun internet yang tidak terdapat dalam daftar pustaka, tidak boleh dicantumkan.

Fungsi Daftar Pustaka

Fungsi dari penulisan daftar pustaka dalam karya ilmiah atau penelitian adalah sebagai berikut:

1. Memberitahu kepada pembaca bahwa apa yang telah ditulis bukan hanya didapat dari pemikiran sendiri, namun juga mengambil dari pemikiran orang lain yang telah ditulis dalam buku yang tercantum dalam daftar pustaka.

2. Bagi pembaca yang ingin menelaah lebih jauh tentang pernyataan atau teori yang telah ditulis dalam karya tulis yang dibuat, maka bisa secara langsung bisa mencarinya dari daftar buku yang telah ditulis.

3. Untuk memberikan penghargaan kepada penulis buku yang tercantum sehingga dari pemikirannya terselesaikanlah sebuah karya tulis.

4. Penulis akan dipandang lebih profesional ketika mencantumkan daftar pustaka.

Tujuan Daftar Pustaka

1. Memberikan deskripsi yang penting tentang buku, artikel, majalah atau jurnal yang digunakan sebagai referensi penulisan karya ilmiah atau penelitian.

2. Sebagai pelengkap. Hal ini supaya pembaca mengetahui sumber aslinya jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang referensi yang terdapat pada daftar pustaka.

3. Daftar pustaka juga menjelaskan keterangan-keterangan mengenai buku, artikel, majalah atau jurnal yang digunakan sebagai bahan referensi tulisan karya ilmiah atau penelitian.

4. Sebagai ciri khas Karya Tulis Ilmiah

5. Rujukan, Kajian atau Sumber Ilmu Pengetahuan terkait.

6. Mengetahui kota atau tempat terbit.

7. Membangun Kepercayaan Pembaca.

Cara Menulis Daftar Pustaka

cara menulis daftar pustaka

Tata cara penulisan daftar pustaka harus sesuai dengan unsur-unsur yang ada di dalam penulisan daftar pustaka. Unsur-unsur tersebut adalah nama, tahun terbit, judul dan nama penerbit.

Dari penjabaran unsur-unsur ini maka akan memudahkan dalam mempelajari tata cara penulisan daftar pustaka.

Inilah ulasan mengenai unsur-unsur penulisan daftar pustaka dan tata cara menulis daftar pustaka

Nama pengarang ditulis dengan urutan:

1. Nama akhir kemudian nama awal, tanpa gelar akademik dan diakhiri dengan titik.

Contoh daftar pustaka: Ariana Sintiasari, M.Pd. menjadi Sintiasari, Ariana.

2. Nama pengarang yang terdiri dari dua kata ditulis dengan urutan nama akhir diikuti koma lalu nama awal disingkat.

Contoh daftar pustaka: Ariana Sintiasari menjadi Sintiasari, Ariana.

3. Jika pengarangnya ada 2 orang, maka hanya nama pengarang yang pertama yang dibalik, lalu antara nama pengarang yang pertama dan kedua di beri kata ‘dan’.

Contoh daftar pustaka : Alfi Shiahaan dan Ratih pakumbara menjadi Siahaan, Alfi dan Ratih Pakumbara.

4. Apabila sumber yang dirujuk ditulis oleh tim (tidak lebih dari 6 orang), semua nama pengarangnya harus dicantumkan dalam daftar pustaka.

Contoh daftar pustaka : Alfi Shiahaan dan Ratih pakumbara menjadi Siahaan, Alfi dan Ratih Pakumbara.

5. Dan jika jumlah pengarang lebih dari 6 orang, ditulis semua nama tersebut kemudian ditambah dkk. atau et al.

Contoh daftar pustaka: Rahmad, Ali dkk atau Rahmad, Ali et al.

6. Susunan penulisan daftar pustaka harus berurutan dari A-Z sesuai dengan huruf di awal dari nama penulis.

7 Untuk penulisan nama, gelar akademis, gelar keagamaan, dan sebagainya tidak dicantumkan.

Contoh daftar pustaka: Dian Sastro, M. Pd cukup ditulis: Sastro, Dian.

8. Tahun penerbitan diikuti titik.

Contoh: Siahaan, Ratih. 2016.

9. Judul, termasuk sub judul, ditulis miring dan diikuti titik.

Contoh daftar pustaka: Siahaan, Ratih. 2016. Bahaya Radikalisme, pengaruh doktrin yang berkelanjutan.

10. Nama penerbit diikuti titik dua dan kota tempat penerbitan.

Contoh daftar pustaka: Siahaan, Ratih. 2016. Bahaya Radikalisme, pengaruh doktrin yang berkelanjutan. Media Utama Press: Bandung.

Unsur unsur tersebut dapat bervariasi tergantung jenis sumber pustakanya, apakah dari internat, buku, majalah atau artikel.

Bila kamu mengutip sebuah perkataan dan ingin mencantumkan halaman buku tempat kamu mengutip perkataan tersebut, kamu bisa menuliskannya setelah kota tempat penerbitan.

Standar Penulisan Daftar Pustaka

Dalam penulisan daftar pustaka ada beberapa standar yang dapat dijadikan rujukan. Salah satunya yaitu standar Institute of Electrical Engineers (IEEE) atau lebih dikenal dengan IEEE style.

Dalam penyusunan karya ilmiah atau penelitian, ada beberapa hal yang dapat dilakukan terkait dengan pengambilan rujukan dari buku, jurnal, atau karya ilmiah lainnya.

Dalam pengambilan rujukan tersebut dikenal ada teknik mengutip, meringkas dan parafrase. Berikut penjelasannya:

Mengutip

Mengutip adalah mengambil langsung sebuah perkataan atau kalimat yang relevan dengan apa yang dibahas dari sebuah sumber terpercaya untuk menguatkan argumen penyusun.

Apa yang dikutip dari sebuah sumber tidak perlu dirubah dari bentuk aslinya.

Ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi ketika mengutip pendapat dari sumber lain yang terpercaya:

1. Teks yang dikutip harus sama persis dengan aslinya dan tidak boleh dirubah kata-katanya, serta sumber dari sebuah kutipan harus dicantumkan dengan meletakkan dalam kurung [kurung persegi]

2. Tujuan mengutip sebuah pendapat bukan untuk menyampaikan argumen baru, namun tujuannya ialah untuk memperkuat gagasan penyusun.

Meringkas

Meringkas ialah menjelaskan kembali apa yang telah dikatakan oleh penulis lain dengan kata kata dan kalimat yang lebih ringkas atau singkat, dan kata kata yang digunakan ialah kata kata yang dipilih oleh penyusun sendiri.

Dalam meringkas terdapat beberapa ketentuan, yaitu:

1. Urutan yang dibuat harus sesuai dan mengikuti ide-ide asalnya

2. Banyaknya kata dari Teks sumber diringkas dalam format yang jauh lebih sederhana.

3. Hanya hal hal yang relevan yang diambil dari dari sumber tersebut

Parafrase

Parafrase ialah memperkuat gagasan atau argumen penyusun sebuah karya ilmiah dengan mengambil atau mengutip kata kata dari seorang penulis yang lebih kompeten.

Parafrasa boleh dilakukan dengan beberapa ketentuan yang tidak boleh diabaikan yaitu:

1. Penyusun menempatkan kata kata sesuai dengan kenginannya untuk menunjukkan apa yang ingin disampaikan dan ditekankan penyusun pada materi yang disusunnya.

2. Teks asli yang dipilih relevan dengan pembahasan dan argumen penyusun.

3. Penulisan teks tidak harus sama persis dengan aslinya, penulis dapat menuliskan kutipan dengan gaya bahasanya sendiri, dengan catatan tidak merubah makna apa yang dikutip dari sumber aslinya.

Ketentuan Penulisan Daftar Pustaka Dengan Menggunakan IEEE Style, Nya

1. Referensi dengan IEEE style menggunakan angka numerik yang diletakkan dalam kotak persegi atas rujukan yang diambil dan menaruhnya pada akhir kalimat.

2. Angka numerik yang terletak dalam kotak persegi tersebut dibuat sama persis dengan daftar pustaka pada halaman akhir karya ilmiah.

3. Sistem penomoran harus berurut mulai dari [1], [2] dan seterusnya, selain itu juga harus diurutkan sesuai dengan referensi yang diambil sebagai rujukan dalam materi karya ilmiah.

4. Informasi umum penulisan daftar pustaka dengan mengacu pada IEEE style, adalah sebagai berikut :

5. Daftar entri harus sama persis dengan urutan numerik yang sama dengan teks.

6. Nama pertama dari penulis dituliskan dalam bentuk inisial dan nama belakang ditulis lengkap.

7. Huruf pertama pada kata pertama sebuah artikel atau judul bab ditulis kapital, sedangkan untuk judul buku ditulis huruf kapital pada awal setiap kata.

8. Judul artikel atau judul bab diberikan tanda kutip, sedangkan judul buku, jurnal, dan website dicetak miring.

Format Penulisan Dan Contoh Penulisan Daftar Pustaka Dengan Menggunakan IEEE Style

Artikel Dalam Jurnal

[#] Pengarang(s), “Judul artikel,” Judul Jurnal, vol.#, no.#, hal, bulan dan tahun terbit.
Contoh : [1} Fahri Sulton, “Pemberdayaan Kaum Perempuan Dengan Memberikan Pelatihan Kerja Ringan,” Sosial Learning Journal, vol. 29, no. 6, hal. 213-217, September 2003.

Buku

Keseluruhan buku

[##] Pengarang, Judul Buku, Edisi (jika ada), Tempat Publikasi: Penerbit, Tahun terbit.

Contoh daftar pustaka: [2] Susanto Wiyoko, Metode dan Teori Fisika. Bandung: Putra Cendekia, 2004.

Bagian dari buku

[##] Pengarang “Judul Bab,”, Judul Buku, Edisi (jika ada). Tempat Publikasi : Penerbit, Tahun, halaman.

Contoh daftar pustaka: [2] Susanto Wiyoko, Metode dan Teori Fisika. Bandung: Putra Cendekia, 2004, hal. 23-26.

Artikel Dari Proceding (Seminar/Workshop)

[##] Pengarang (s), “Judul artikel”, Judul Proceding, hal, tanggal pelaksanaan seminar, tahun.

Contoh daftar pustaka: [3] Fauzan Sholikhin, “Berbagi dalam Keindahan”, Pelita Indah, hal. 758-765, Sept. 3-7, 2006.

Online/Website

[##] Pengarang (s), “Judul dokumen,” Judul website atau pemilik, Tanggal Publikasi. [Online]. Tersedia : URL [Diakses tanggal bulan tahun].

Contoh daftar pustaka: [4] Robiah Sulisna, “Selembar Kertas Putih”, Indah Ardianti, 20 Juli 2009, [Online]. Tersedia : http//:ardianaIndah.ilpeng.wordpress.2006.

Demikian penjelasan mengenai daftar pustaka beserta dengan contohnya. Mudah-mudahan bisa menbantu kamu dalam menyelesaikan pekerjaan dan tugas. Semoga bermanfaat dan terima kasih

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.