Doa Memohon Kebahagiaan

Doa memohon kebahagiaan – Kebahagian adalah salah satu tujuan hidup manusia. Karena itu, tak heran bila kita menyaksikan orang-orang di sekitar bekerja sepanjang hari demi mengumpulkan harta agar bisa merasakan kebahagian.

Namun, sebagai seorang muslim hendaknya kita menyadari bahwa kebahagian bukanlah semata pada harta, jabatan, kendaraan mewah, rumah mewah, istri yang cantik dan baik, anak-anak yang berprestasi.

Semua itu bukanlah sumber kebahagian, melainkan hanyalah salah satu faktor agar bisa bahagia.

Banyak harta yang justru membawa kesengsaraan. Banyak istri cantik yang malah menyusahkan.

Banyak anak yang selalu bikin masalah untuk orang tuanya.

Kebahagian yang sebenarnya ialah kebahagian dari hati, ketenangan dari jiwa.

Hati yang tenang ialah hati yang diberikan cahaya kebahagian dari sang Pemilik hati.

Untuk itu, perbanyaklah doa kepada Pemilik dan penguasa hati setiap hamba, Allah Azza Wajalla.

Contents

Doa Memohon Kebahagiaan dan Terhindar dari Kesengsaraan

doa meminta kebahagiaan
iphincow.com

اللَّهُمَّ بِعِلْمِكَ الْغَيْبَ، وَقُدْرَتِكَ عَلىَ الْخَلْقِ،
أحْينِي مَا عَلِمْتَ الْحَيَاةَ خَيْرًا لِي، وَتَوَفَّنِي إِذَا عَلِمْتَ الْوَفَاةَ خَيْرًا لِي،
اللَّهُمَّ إِنِّي أسْألُكَ خَشْيَتَكَ فِي الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ،
وَأسْألُكَ كَلِمَةَ الْحَقِّ فِي الرِّضَا وَالْغَضَبِ،
وَأسْألُكَ الْقَصْدَ فِي الْفَقْر وَالْغِنَى،
وَأسْألُكَ نَعِيْمًا لاَ يَنْفَدُ، وَأسْألُكَ قُرَّةَ عَيْنٍ لاَ تَنْقَطِعُ،
وَأسْألُكَ الرِّضَا بَعْدَ الْقَضَاءِ، وَأسْألُكَ بَرْدَ الْعَيْشِ بَعْدَ الْمَوْتِ،
وَأسْألُكَ لَذَّةَ النَّظَرِ إِلَى وَجْهِكَ، وَالشَّوْقَ إِلىَ لِقَائِكَ،
فِي غَيْر ضَرَّاءَ مُضِرَّةٍ، وَلاَ فِتْنَةٍ مُضِلَّةٍ،
اللَّهُمَّ زَيِّنَّا بِزيْنَةِ اْلإِيْمَان، وَاجْعَلْنَا هُدَاةً مُهْتَدِيْنَ.

Artinya:

“ Ya Allah, dengan ilmu ghaib-Mu dan kekuasaan-Mu atas semua makhluk, hidupkanlah aku selama Engkau mengetahui bahwa kehidupan itu lebih baik bagiku, dan matikanlah aku jika Engkau mengetahui bahwa kematian itu lebih baik bagiku.

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu rasa takut kepada-Mu, Baik dalam keadaan tersembunyi maupun terang- terangan.

Dan aku memohon kepada-Mu kata- kata yang benar, Baik dalam keadaan senang maupun dalam keadaan marah.

Aku memohon kepada-Mu kesederhanaan, baik dalam keadaan kaya maupun miskin. Aku memohon kepada-Mu ni’mat yang tak pernah habis.

Aku memohon kepada-Mu penyejuk hati yang tidak pernah terputus. Aku memohon kepada-Mu kerelaan (menerima segala hal) setelah ditetapkan.

Aku memohon kepada-Mu ketentraman hidup setelah kematian. Aku memohon kepada-Mu keni’matan memandang wajah-Mu, dan kerinduan untuk bertemu dengan-Mu, bukan dalam kesusahan yang membinasakan dan cobaan yang menyesatkan.

Ya Allah hiasilah kami dengan hiasan iman dan jadikanlah kami termasuk orang-orang yang diberi petunjuk dan memberi petunjuk”.

Takhrij Hadits

HR. An-Nasa’i (3/54 dan 55), Ahmad (4/264) dan sanadnya jayyid. Lihat juga shahih an-Nasa’i (1/280 dan 281)
Do’a ini bisa dibaca sesudah tasyahhud sebelum salam. Lihat Shahih al Kalimut Thayyib. No. 106 Pasal 16. Sifat Shalat Nabi SAW. Hal. 184 oleh syaikh Al-Albany. Dinukil dari buku : Do’a dan wirid, mengobati guna –guna dan sihir menurut ِAl-Qur’an dan dan As-Sunnah. Oleh: Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawas – Hafizhahullah.

Baca Juga:
Tata Cara Sholat Hajat

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.