Penjelasan Hadits Arba’in No. 30

عن ا بي ثعلبة الخشني جرثوم بن ناشر رضي الله عنه عن رسول الله صلى الله عليه وسلم
إن الله تعالى فرض فرائض فلا تضيعوها وحد حدودا فلا تعتدوها وحرم أشياء فلا تنتهكوها وسكت عن أشياء _ رحمة لكم غير نسيان _ فلا تبحثوا عنها.
( حديث حسن رواه الدالرقطني )

“ Dari Abu Tsa’labah Al–khusyani Jurstum bin Nasyir Radiallahu Anhu,
bahwa Rasulullah SAW bersabda:

Sesungguhnya Allah Ta’ala menetapkan beberapa kewajiban, janganlah kamu meninggalkannya ; telah menentukan sanksi – sanksi hukum, janganlah kamu melanggarnya;

telah pula mengharamkan beberapa hal, maka janganlah kamu jatuh ke dalamnya.

Dia juga mendiamkan beberapa hal karena kasih sayang-Nya kepada kamu dan bukan karena lupa, maka janganlah kamu mencari – carinya. ”

( Hadist Hasan Riwayat Daruquthni ).

Panduan Pemahaman

Hadist mulia ini memberi penjelasan tentang beberapa hal, yaitu :

1. Allah Swt telah menetapkan sejumlah kewajiban yang wajib ditegakkan oleh para hamba-Nya. Kewajiban itu terbagi dua :

fardhu ‘Ain : Kewajiban yang berlaku untuk setiap muslim .

Seperti : Tauhid, Rukun Iman, Rukun Islam, menuntut Ilmu Islam, Akhlak, Ukhuwah, Da’wah dan Jihad.

fardhu Kifayah : Kewajiban yang bila telah di laksanakan oleh sekelompok ummat, gugurlah kewajiban itu dari seluruh ummat islam.

Seperti : Shalat jenazah, menuntut ilmu umum, pendalaman ilmu Islam, jihad bil qital, dst.

2. Allah Swt telah menetapkan beberapa hudud yaitu sanksi duniawi terhadap beberapa pelanggaran syariat yang wajib ditegakkan oleh para penguasa muslim.

Seperti : hukum qishash ( pembalasan setimpal ), hukum rajam, hukum potong tangan, hukum dera, hukum pengasingan, dst.

3. Allah Swt telah menetapkan beberapa kepercayaan, perbuatan, makanan dan minuman yang haram, yang wajib dijauhi oleh setiap muslim.

Seperti : Syirik, Khurafat, Sihir, Bid’ah, Akhalak tercela, makanan dan minuman yang tercela, dst.

4. Allah Swt tidak menjelaskan hukum banyak hal dalam kehidupan ini, sebagai isyarat bahwa itu semua mubah dan halal, sebagai perwujudan kasih sayang Allah pada hamba-Nya, olehnya itu janganlah dipersulit, dan jangan mengharamkan sesuatu yang dihalalkan oleh Allah Swt.

Panduan Pengamalan

Pengamalan hadits ini memerlukan program kerja seperti berikut ini :

1. Meningkatkan semangat belajar Islam secara berkesinambungan.

2. Kuatkan Aqidah, murnikan tauhid, ikhlaskan niat, jauhi syirik.

3. Prioritaskan shalat lima waktu, tepat waktu dan berjamaah sesuai kemampuan.

4. Hindari dosa semaksimal kemampuan, sesali dosa kecil, dan perbanyak istigfar setiap saat.

5.Cinta syriaat Islam, rindukan penerapannya, bergabunglah dalam organisasi dan partai Islam, berjuanglah dengan bijak.

Panduan Penghayatan.

Penghayatan yang berkualitas ialah yang disertai dengan penghayatan yang mendalam.

Penghayatan itu diupayakan lewat kiat – kiat berikut ini :

1. Menghadirkan keagungan Allah dalam hati, terutama pada saat beribadah dan beramal shaleh.

2. Mengupayakan untuk selalu merasakan nikmatnya Islam, manisnya iman, bahagianya ibadah dan dzikir, manfaatnya amal shaleh.

3.Memperbanyak mengingat kematian, membayangkan alam kubur, dan syurga dan neraka.

Aplikasi Materi

Agar pelajaran ini bermanfaat bagi kita, mari kita teruskan semangat ke-Islaman kita, tingkatkan iman , perindah Akhlak, cinta Allah, cintas Rasulullah Saw, bergabung bersama orang – orang shaleh, tentukan target – target yang realistis, teruslah menyambung hati dengan Allah lewat dzikir, doa, dan tilawah.

Wallahu A’lam. Wallahu Muwaffiq. Walhamdulillahi Rabbil Alamin

Oleh: Ustadz Mudzakkir M. Arif. M. A.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.