Contoh Karya Tulis Ilmiah

Contoh Karya Tulis Ilmiah Tentang Korupsi Angelina Sondakh

MAKALAH TENTANG “KORUPSI ANGELINA SONDAKH”

PRAKATA

Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat-Nyalah saya mampu menyelesaikan makalah ini dengan baik. Adapun penyusunan makalah ini melalui proses yang cukup lama, yaitu sekitar 8 minggu berturut-turut dimulai sejak tanggal 6 Oktober 2015.

Makalah tentang “Korupsi Angelina Sondakh” ini disusun dengan tujuan untuk melengkapi pensyaratan mengikuti ujian akhir semester (UAS) dan diharapkan melalui makalah ini, saya selaku penulis dapat lebih memahami kaidah bahasa Indonesia dan mampu menerapkan metode penulisan karya ilmiah dengan konsisten.

Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya dalam proses penyusunan makalah ini, khususnya kepada dosen Bahasa Indonesia yang bersedia membimbing dan mengarahkan saya dalam penyusunan makalah ini.

Semoga penyusunan makalah ini dapat memberikan inspirasi bagi penulis yang lain.

Jakarta, 10 November 2015
Winda Nur Azizah

Daftar Isi

PRAKATA……………………………………..i
DAFTAR ISI…………………………………..ii
BAB 1 PENDAHULUAN…………………………1
1.1 Latar belakang……………………………..1
1.2 Rumusan Masalah……………………………1
1.3 Tujuan Penelitian…………………………..2
1.4 Kerangka Teori………………………..2
1.5 Sumber Data/Populasi dan Sampel…………………..4
1.6 Metode dan Teknik Penelitian…………………………4
BAB II PEMBAHASAN…………………………………5
2.1 Defenisi Korupsi……………………………..5
2.2 Landasan Teori…………………………….5
2.3 Motif Terjadinya Korupsi………………….5
2.4 Kasus Korupsi Angelina Sondakh……………………7
2.4.1 Kronologi Terseretnya Angelina Sondakh………….. 8
2.4.2 Tindakan KPK Terhadap Angelina Sondakh…………..9
2.5 Dampak Korupsi…………………………10
BAB III SIMPULAN dan SARAN……………………….13
3.1 Simpulan…………………………………13
3.2 Saran…………………………………………13
DAFTAR PUSTAKA……………………………14

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Korupsi di Indonesia adalah fakta dan memiliki rusak yang signifikan. Dampaknya tidak hanya merugikan keungan Negara, tetapi tidak terbatas juga pada deletimigasi hokum, perusakan kepercayaan public pada kekuasaan, serta dekonstruksi proses demokratisasi dan keberlangsungan peradaban.

Itu sebabnya, korupsi adalah musuh peradaban, dan pemerintahan yang tidak serius, tidak sistematik dan tidak konsisten “melawan” korupsi dapat dituduh telah melakukan “hijacking” Pembangunan peradaban melalui proses demokratisasi-demokratisasi yang dapat berujung pada kembalinya era otoritarian yang disertai atau ditopang system oligarki.

Korupsi telah mengakibatkan kerugian meril keuangan Negara yang sangat besar. Namun, yang lebih memprihatinkan lagi adalah terjadinya perampasan dan pengurasan keuangan Negara yang dilakukan secara kolektif oleh kalangan legislatif.

Banyak orang mendebatkan kedua masalah ini hanya berdasarkan feeling, bukan dari segi hukumnya. Masyarakat memandang seseorang yang diajukan ke pengadilan dengan dakwaan korupsi harus dijatuhi pidana sedangkan hakim memutus berdasarkan dakwaan. Hakim tidak boleh memutus di luar surat dakwaan.

Jika penuntut umum tidak dapat membuktikan dakwaannya, hakim akan memutus bebas. Bagaimana pun jahatnya perbuatan korupsi dan terorisme, tetap harus diselesaikan sesuai dengan due process of low, penegakan hokum tidak dapat dilakukan dengan feeling semata, tetapi harus dengan penguasaan hokum yang sempurna, harus sesuai dengan rasio.

Dari pantauan penulis pada beberapa kasus korupsi, terjadi ketidakseimbangan antara penuntut umum dan advokat. Beberapa advokat adalah pensiunan jaksa senior yang telah benyak berpengalaman dalam pembuatan surat dakwaan dan penyidikan perkara, sedangkan para penuntut umum adalah jaksa junior.

Perbedaan karya ilmiah saya dengan buku tentang korupsi lain yang dibaca adalah di sini dibahas lebih terperinci mengenai pengertian hingga kasus korupsi Angelina Sondakh.

Mengapa saya memilih kasus ini karena untuk menjelaskan secara terperinci mengenai korupsi serta kasus Angelina Sondakh.

Oleh karena itu, semoga karya ilmiah ini bermanfaat kepada pembaca ataupun saya selaku penulis agar wawasan kita semua bertambah.

1.2 Rumusan Masalah

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.