Kejujuran Pada Diri Sendiri

Materi ceramah singkat ini merupakan sebuah renungan serius pada mfektifitas muhasabah seorang muslim.

Materi penting karena beberapa:

1. Muhasabah seringkali kurang menghasilkan secara efektif karena ada kekurang jujuran dalam diri

2. Da’wah seringkali kurang meresap dihati para mad’u karena mereka menangkap kekurang jujuran pada diri sang da’I
3. Kejujuran pada diri sangat memotivasi untuk bersikap bijaksana dalam berbagai hal.

Pokok-pokok Pembahan Ceramah Singkat Tentang Kejujuran

A. Ciri khas orang yang jujur pada diri sendiri 

1. Tadharru’ kepada Allah

2. Tawadhu’ pada sesama Muslim

Orang yang jujur pada dirinya akan selalu tawadhu’ di hadapan sesama muslim karena ia selalu menyadari bahwa ia tidak pantas untuk menyombongkan diri.

Dia selalu menyadari bahwa ada banyak kekurangan yang ada pada dirinya dan sangat banyak kelebihan orang lain yang ia tidak miliki.

3. Tidak cepat mempersalahkan orang lain/mudah memahami jalan fikiran orang lain

Suka menyalahkan orang lain dalam setiap masalah merupakan ciri orang yang tidak jujur pada diri sendiri.

4. Lapang dada terhadap kritik orang lain

Bila seseorang jujur pada dirinya, maka ia akan selalu lapang dada dalam menghadapi kritikan orang lain pada dirinya.

5. Aktif meminta nasehat dari orang lain

6. Memperbanyak amal shaleh rahasia

7. Melakukan evaluasi setelah setiap acara/pertemuan

B. Beberapa langkah menuju kejujuran pada diri sendiri

1. Melakukan general check up kejiwaan, kepribadian yang meliputi diagnosa dan analisa penyebab secara imajiner, lisan dan tulisan

2. Menetapkan dan mengakui secara penuh beberapa penyakit/ kekurangan fatal yang wajib ditangani secara serius

3. Mencanangkan planning ‘Ilaj (pengobatan)/Ishlah (perbaikan) secara rinci, realistis dan bertahap

4. Membiasakan dialog efektif/konsultasi terarah antar orang terpercaya

5. Menyesali setiap kesalahandan bertaubat dari setiap dosa, secara rutin

6. Mengoptimalkan pemanfaatan waktu

7. Tidak menolak peluang untuk da’wah dan tanggung jawab yang sesuai dengan potensi.

C. Bahaya ketidak jujuran terhadap diri sendiri

1. Selalu memandang diri benar dan lebih baik dari orang lain

2. Tidak senang mendengar nasehat apalagi kritikan

3. Selalu memberi kesan ingin menggurui / mendoktrin orang lain

4. Sulit untuk mengadakan perbaikan / peningkatan kepribadian, kecuali atas dorongan hasad / persaingan tidak sehat

5. Sulit untuk memaafkan orang lain dan bersifat pendendam

6. Cenderung senang memuji diri sendiri dan keluarga sendiri

7. Cenderung bersifat egois dan tidak menyadari hakekat kemampuan dirinya.

D. Penyebab ketidak jujuran terhadap diri sendiri

1. Lingkungan pergaulan yang senantiasa menyanjung dan menghargai

2. Kurang / tidak mengadakan evaluasi kepribadian dan upaya pengembangan

3. Pandangan yang pendek, wawasan yang sempit

4. Lingkungan pergaulan yang bernuansa hasad / persaingan yang tidak sehat

5. Tidak ikhlas dalam menuntut ilmu, tidak berorientasi pada pengamalan

6. Kurang penghayatan ibadah dan amal shaleh

7. Kurang perhatian pada pengembangan kepribadian dan mengevaluasi kekurangan

8. Terlalu banyak bicara, bercanda, kurang kontrol diri dan istighfar.

Kesimpulan 

1. Kejujuran terhadap diri sendiri adalah dasar muhasabah, pengembangan kepribadian dan peningkatan iman

2. Kejujuran terhadap diri sendiri sangat bermanfaat untuk keharmonisan rumah tangga dan kesuksesan hubungan sosial

3. Kejujuran terhadap diri sendiri adalah ilmu yang memerlukan pembelajaran dan keterampilan yang memerlukan latihan.

Mudzakkir Muhammad Arif

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.