Contoh Laporan Kegiatan

Contoh Laporan Kegiatan – Setiap instansi pasti sering mengadakan kegiatan, baik kegiatan yang menyasar pihak eksternal maupun internal. Setiap kegiatan pastilah melibatkan proposal dan laporan.

proposal terdiri dari beberapa jenis, seperti proposal perizinan acara, proposal pencairan dana dan juga proposal sponsorship. Setiap jenis proposal memiliki fungsi yang berbeda beda.

Sementara laporan adalah bentuk pertanggungjawaban dari acara yang sudah dilaksanakan.

Fungsi laporan yang paling utama adalah menjabarkan sejauh mana keberhasilan utama dan juga memberikan rincian yang serinci rincinya mengenai penggunaan dana.

Seperti halnya proposal, laporan juga terdiri dari bermacam macam jenis. Ada laporan sederhana seperti kegiatan sekolah, laporan hasil perlombaan dan macam macam laporan lain.

Artikel kali ini akan mengajak kamu melihat contoh laporan kegiatan yang baik dan benar.

1. Contoh Laporan Kegiatan Sekolah

Laporan Kegiatan Masa Orientasi Siswa
SMA Negeri 1 Banjarsai
Tahun Ajaran 2016/2017

1. Pendahuluan

Masa Orientasi Siswa (MOS) adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan dalam rangka menyambut tahun ajaran baru. Tujuan dari kegiatan ini adalah memperkenalkan siswa siswi baru kepada lingkungan sekolah, khususnya SMA Negeri 1 Banjarsari.

Masa Orientasi Siswa ini sekaligus dapat menjadi gerbang pembuka bagi pembentukan karakter siswa yang sesuai dengan visi dan misi SMA Negeri 1 Banjarsari.

Sebagai bagian paling awal dari proses pendidikan di SMA, maka Masa Orientasi Siswa di SMA Negeri 1 Banjarsari akan diisi kegiatan kegiatan bermanfaat dan sepenuhnya bersih dari tindak perpeloncoan dan senioritas yang tidak diperlukan.

2. Dasar

Dasar dari pelaksanaan Masa Orientasi Siswa di SMA Negeri 1 Banjarsari adalah Keputusan Kepala Sekolah no. 12 tahun 2015 mengenai pelaksanaan kegiatan Masa Orientasi Siswa.

3. Tujuan Kegiatan

Kegiatan ini memiliki tujuan yang jelas, yakni:

1. Memperkenalkan siswa siswi baru SMA Negeri 1 Banjarsari kepada lingkungan dan budaya di SMA Negeri 1 Banjarsari.

2. Menyambut siswa siswi baru tahun ajaran 2016/2017 sebagai bagian dari keluarga besar SMA Negeri 1 Banjarsari.

3. Memberikan materi awal yang akan berguna selama para siswa dan siswi baru mengikuti masa pembelajaran di SMA Negeri 1 Banjarsari.

4. Susunan Kepanitiaan

Penasihat : Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Banjarsari

Penanggung Jawab : Pembina OSIS SMA Negeri 1 Banjarsari

Ketua Panitia : Ketua OSIS SMA Negeri 1 Banjarsari

Sekertaris :

Bendahara :

Anggota :

5. Peserta

200 orang siswa / siswi baru SMA Negeri 1 Banjarsari

6. Jadwal Kegiatan:

Kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) SMA Negeri 1 Banjarsari tahun ajaran 2016/2017 berlangsung selama 3 hari, yakni sejak tanggal 1 Juni hingga 3 Juni 2016. Adapun rincian kegiatan MOS tersebut adalah sebagai berikut:

Hari Pertama

(Isikan jadwal kegiatan)

Hari Kedua

(Isikan jadwal kegiatan)

Hari Ketiga

(Isikan jadwal kegiatan)

7. Hasil

Setelah melaksanakan Masa Orientasi Siswa selama 3 hari, hasil yang didapat adalah sebagai berikut:

Siswa sisiw baru angkatan 2016/2017 telah lebih mengenal lingkungan sekolah seperti denah sekolah, struktur organisasi sekolah dan juga berbagai kegiatan yang ada di sekolah.

Siswa siswi baru angkatan 2016/2017 telah mengetahui visi misi sekolah serta berkomitmen untuk turut mensukseskannya.

Siswa siswi baru angkatan tahun 2016/2017 telah mengetahui peraturan sekolah serta telah berkomitmen untuk mematuhinya.

8. Saran

Setelah melaksanakan masa Orientasi Siswa selama 3 hari, maka saran yang bisa diberikan adalah sebagai berikut:

Melihat dari manfaatnya yang cukup besar, kegiatan MOS ini perlu tetap dilaksanakan setiap tahunnya.

Hadirkan pemateri yang lebih kompeten di bidangnya masing masing.
Pihak guru perlu terlibat lebih aktif dalam kegiatan MOS yang akan datang.

9. Penutup

Demikian laporan kegiatan Masa Orientasi Siswa ini dibuat agar dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

2. Contoh Laporan Kegiatan Pelatihan

Laporan Kegiatan Pelatihan Menulis di Ekstrakulikuler Jurnalistik

1. Pendahuluan

Menulis dan jurnalistik adalah 2 hal yang tak mungkin dipisahkan. Seorang jurnalis yang baik haruslah merupakan penulis yang baik pula.

Oleh karena itu kegiatan pelatihan menulis bagi para peserta ekstrakulikuler jurnalistik perlu menjadi kegiatan yang mendapat perhatian lebih.

Pelatihan menulis bagi peserta ekskul jurnalistik di SMA Negeri 1 Banjarsari bertujuan untuk memperkenalkan para peserta terhadap tata cara menulis yang baik dan benar. Agar lebih optimal nantinya pelatihan ini juga disertai dengan praktek menulis langsung.

2. Dasar Kegiatan

Dasar dari pelaksanaan kegiatan ini adalah agenda rutin Ekstrakulikuler Jurnalistik di SMA Negeri 1 Banjarsari. Setelah menimbang kondisi kegiatan pelatihan inipun dirasa masih sangat relevan untuk dilakukan.

3. Tujuan Kegiatan

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:

1. Memperkenalkan para peserta ekskul kepada tata cara menulis yang baik dan benar dalam dunia jurnalistik.

2. Menanamkan jiwa jurnalistik yang senantiasa kritis terhadap berbagai isu dan permasalahan kepada para peserta ekskul jurnalistik SMA Negeri 1 Banjarsari.

3. Memberikan pelatihan yang memadai secara teori dan praktek kepada peserta eksku jurnalistik SMA Negeri 1 Banjarsari.

4. Susunan Kepanitiaan:

Penasihat : Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Banjarsari

Penanggung Jawab : Pembina Ekstrakulikuler Jurnalistik SMA Negeri 1 Banjarsari

Ketua Panitia : Ketua ekstrakulikuler jurnalistik SMA Negeri 1 Banjarsari

Sekertaris :

Bendahari :

Anggota :

5. Peserta

Peserta dari kegiatan ini adalah peserta ekstrakuliker jurnalistik SMA Negeri 1 Banjarsari sebanyak 57 orang.

6. Jadwal Kegiatan

Kegiatan pelatihan menulis bagi peserta ekstrakulikuler jurnalistik ini berlangsung selama 1 hari, yakni pada hari Sabtu tanggal 17 Maret 2018. Adapun susunan acara kegiatan adalah sebagai berikut:

Pukul 08.00 – Registrasi ulang peserta

(Isikan jadwal kegiatan dengan lengkap)

7. Hasil

Setelah melaksanakan kegiatan pelatihan menulis bagi peserta ekstrakulikuler jurnalistik SMA Negeri 1 Banjarsari, hasil positif yang didapat ialah:

1. Para peserta ekstrakulikuler telah mengetahui pentingnya berpikir kritis bagi seorang jurnalis.

2. Para peserta ekstrakulikuler telah mengetahui tata cara menulis yang baik dan benar dalam dunia jurnalistik.

3. Para peserta ekstrakulikuler telah mampu menghasilkan tulisan yang memenuhi kaidah jurnalistik dalam sesi pelatihan.

8. Saran

Setelah melaksanakan kegiatan pelatihan pelatihan menulis selama 1 hari saran yang bisa diberikan adalah sebagai berikut:

Mengingat manfaatnya yang sangat positif kegiatan ini perlu dilakukan dengan intensitas yang lebih sering atau durasi yang lebih panjang.

Sesi praktik dalam pelatihan perlu ditambah agar para peserta tidak hanya paham secara teori.

Pihak penyelenggara pelru mempertimbangkan untuk mengundang pembicara yang lebih profesional.

9. Penutup

Demikian laporan pelatihan menulis bagi peserta ekstrakulikuler ini dibuat dengan sebaik baiknya, semoga dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

3. Contoh Laporan Kegiatan Study Tour

Laporan Study Tour ke Bali
Kelompok 7 Kelas 11 IPS 4
SMA Negeri 1 Banjarsari

Bab 1 Pendahuluan

1. Latar Belakang

Study tour merupakan kegiatan rutin tahunan di SMA Negeri 1 Banjarsari. Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas 11 di SMA Negeri 1 Banjarsari. Study Tour bertujuan untuk menambah pengalaman dan wawasan para siswa.

Laporan study tour dibuat sebagai bukti bahwa para siswa mengikuti kegiatan tersebut dengan sebaik baiknya.

Laporan ini juga dapat menjadi tolak ukur penilaiain sejauh apa para siswa menangkap esensi dari perjalanan yang dilakukan.

Tahun ini Bali dipilih sebagai tujuan dari study tour. Bali dipilih karena dianggap menjadi tempat yang tepat untuk mempelajari keberagaman budaya yang ada di Indonesia.

Bali juga dianggap sebagai tempat yang tepat untuk melihat contoh nyata adanya toleransi antar umat beragama dan umat umat dengan latar kebudayaan berbeda.

2. Tujuan

Adapun tujuan penyusunan laporan ini adalah sebagai berikut:

1. Memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia

2. Melatih keterampilan menulis

3. Menerapkan ilmu yang didapat baik di bangku sekolah maupun selama perjalanan study tour agar bisa lebih bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain

4. Menambah referensi bagi mereka yang ingin mengatahui seputar pariwisata Bali dan kehidupan masyarakat yang ada di sana.

BAB 2 Laporan Perjalanan

1. Persiapan

Pada tanggal 14 November pukul 20.00 seluruh siswa kelas 11 SMA Negeri 1 Banjarsari diwajibkan untuk berkumpul di halaman sekolah.

Pada waktu tersebut para siswa akan mendengarkan pidato pelepasan keberangkatan study tour yang disampaikan oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Banjarsari.

Setelah itu para siswa dipersilakan masuk ke dalam bus yang telah ditentukan. Rombongan yang terdiri dari 5 bus mulai diberangkatkan sekitar pukul 21.00 WIB.

2. Isi

Perjalanan dari Banjarsari ke Bali memakan waktu sekitar 30 jam dengan menggunakan bus.

Sepanjang perjalanan para siswa mendapat arahan mengenai objek wisata yang akan dikunjungi.

Arahan diberikan oleh Guntara Tour sebagai agen travel yang dipilih oleh pihak sekolah untuk memandu perjalanan.

3. Objek Study Tour

Objek wisata yang dikunjungi dalam perjalanan study tour ini adalah:

Pura Tanah Lot

Kantor Bali TV

Desa Adat panglipuran

Kantor Pemerintahan Kota Denpasar

Pantai Pandawa

Pusat Oleh Oleh Kresna

Pertunjukan Tari Barong Cening Ayu

Kesemua objek study tour tersebut dikunjungi dalam waktu 3 hari 2 malam. Masing masing objek memiliki keistimewaan masing masing.

Pura Tanah Lot yang terletak di atas karang di sekitar laut menjadi tempat yang tepat untuk belajar toleransim begitu pula halnya denga Desa Adat Panglipuran.

Sementara di kantor Bali TV dan Kantor Pemerintahan Denpasar didapat ilmu yang tak kalah pentingnya.

BAB 3 Penutup

1. Kesan

Perjalanan study tour yang dilakukan ke Bali meninggalkan kesan yang sangat baik bagi para peserta, terutama kelompok 7 dari kelas 11 IPS 4. Banyak ilmu dan pengalaman berharga yang tentunya tak bisa dilupakan.

2. Pesan

Adapun pesan yang bisa disampaikan adalah sebagai berikut:

Sebaiknya memilih kota tujuan study tour yang lebih dekat agar para siswa tidak terlalu lelah karena melakukan perjalanan yang terlalu jauh.

Objek study tour yang dikunjungi perlu ditambah agar pengalaman yang didapat semakin banyak.

Akomodasi dan transportasi perlu diperbaiki.

4. Contoh Laporan Kegiatan OSIS

Laporan Lomba Majalah Dinding Antar Kelas
OSIS SMA Negeri 1 Banjarsari
Masa Bakti 2011/2012

A. Pelaksanaan Kegiatan

Penyelenggara : OSIS SMA Negeri 1 Banjarsari masa bakti 2011/2012

Kegiatan : Lomba membuat majalah dinding yang diikuti oleh seluruh kelas di SMA Negeri 1 Banjarsari

Tempat : Kegiatan di laksanakan di gedung SMA Negeri 1 Banjarsari

Bentuk Kegiatan : Pembuatan majalah dinding oleh masing masing kelas, kemudian dipajang di kelas masing masing dan dilakukan penilaian oleh staff OSIS yang bekerjasama dengan tim guru.

B. Kepanitiaan

Penasihat : Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Banjarsari

Penanggung Jawab : Pembina OSIS SMA Negeri 1 Banjarsari

Ketua Panitia : Ketua OSIS SMA Negeri 1 Banjarsari

Sekertaris :

Bendahara :

Anggota :

C. Rincian Kegiatan

Kegiatan lomba pembuatan majalah dinding di SMA Negeri 1 Banjarsari bermaksud untuk mengasah keterampilan para siswa.

setiap kelas diwajibkan membuat 1 buah majalah dinding. Panitia memberikan waktu selama 2 minggu bagi masing masing kelas untuk mempersiapkan materi.

Setelah itu materi yang disipakan akan dirangkai bersama sama pada hari lomba yang ditentukan, yakni 30 Oktober 2011 yang juga bertepatan dengan puncak perayaan Bulan Bahasa Nasional.

Selain mengasah kreatifitas, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memupuk semangat kerjasama di antara masing masing kelas peserta.

Iklim berdiskusi dan silang pendapat yang sehat diharapkan terjadi selama proses persiapan materi majalah dinding hingga proses penyusunannya.

Pada 30 Oktober 2011 peserta memiliki waktu beberapa jam untuk merangkai majalah dinding di kelas masing masing.

Selanjutnya dilakukan penilaian oleh tim penilai. Tim penilai terdiri dari 1 orang perwakilan OSIS, 1 orang guru Bahasa Indonesia, dan juga 1 orang guru yang merupakan pembina ekstrakulikuler jurnalistik di SMA Negeri 1 Banjarsari.

Adapun run down lengkap kegiatan bisa dilihat di bawah ini:

16 Oktober 2011

Pengumuman pelaksanaan lomba dan start pengumpulan materi oleh masing masing peserta.

30 Oktober 2011

09.00 – 09.25 Upacara pembukaan dan pengarah lomba oleh ketua panitia

09.30 – 13.00 Lomba dimulai, peserta mulai merangkai majalah dinding di kelas

13.30 – 14.30 Tim penilai mulai melakukan penilaian

1 November 2011

Pengumuman pemenang, dengan rincian

Juara 1 : Kelas 12 IPS 4

Juara 2 : Kelas 10 IPA 1

Juara 3 : Kelas 10 IPA 5

D. Kesimpulan

Lomba membuat majalah dinding yang dilakukan di SMA Negeri 1 Banjarsari berlangsung dengan sukses. Seluruh kelas berpartisipasi dan menciptakan iklim kompetisi yang baik.

Lomba ini telah menghasilkan 3 pemenang berdasarkan akumulasi penilaiain tertinggi dari 3 orang penialai yang ditunjuk.

E. Saran

Adapun saran yang bisa diberikan untuk pelaksanaan lomba majalah dinding ini antara lain adalah:

Lomba ini sangat positif dan perlu diadakan rutin setiap tahunnya

Panitia sebaiknya memberikan tema besar untuk mading yang dibuat agar penilaian oleh tim penilai menjadi lebih objektif

Pengawasan ketika proses perangkaian mading di kelas perlu ditambah agar tidak terjadi hal hal yang tak diinginkan.

Akhir Kata

Contoh contoh laporan di atas tentunya bisa dikembangkan lagi sesuai dari kriteria laporan yang diberikan oleh masing masing instansi maupun organisasi.

Laporan harus dibuat sejujurnya, terutama jika menyertakan laporan keuangan agar tak menjadi masalah jika sewaktu waktu dilakukan audit.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.