Makanan Khas Sumatera

Makanan Khas Sumatera – Makanan khas Sumatera dikenal dengan rasanya yang cukup kuat dan pedas. Kebanyakan makanan tradisional di sana merupakan olahan daging.

Setiap daerah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan memiliki makanan tradisional yang berbeda.

Makanan Khas Sumatera Barat

Sumatera Barat lebih dikenal dengan olahan makanan bersantan. Selain itu makanan asli sana juga populer karena rasanya yang cukup kuat.

Di Sumatera Barat terdapat dua bagian daerah yang memiliki makanan khas Sumatera dengan rasa yang berbeda.

Ada bagian pegunungan atau yang lebih dikenal Darek dan Sumatera Barat bagian pesisir atau pinggiran pantai.

Makanan di daerah pesisir umumnya tidak terlalu pedas, jika dibandingkan dengan makanan dari daerah Darek.

Namun ada beberapa makanan yang dikenal berasal dari Sumatera Barat, seperti makanan-makanan berikut.

1. Gulai Tambunsu

Olahan makanan dari usus khas Sumatera Barat ini cukup unik. Umumnya usus diolah dengan cara digoreng atau ditumis.

Makanan khas daerah Sumatera Barat dengan nama gulai tambunsu ini menyajikan olahan usus dengan cara memasak yang berbeda dari biasanya.

Gulai tambunsu merupakan makanan berupa usus sapi yang bagian dalamnya diisi. Biasanya makanan khas Sumatera yang unik ini diisi dengan telur.

Adonan telur dimasukan ke dalam usus sapi sampai benar-benar penuh bersama santan. Setelah itu akan diikat pada bagian ujungnya agar isinya tidak keluar.

Usus berisi penuh adonan telur tersebut kemudian akan dimasukan ke dalam air mendidih untuk direbus. Adanya telur akan membuat usus mengembang.

Setelah masak, usus tersebut menjadi lebih besar dan mirip dengan sosis yang banyak di pasaran. Bisa dibilang ini adalah sosis khas Sumatera Barat.

Usus yang sudah masak dan mengembang akan dipotong yang dimasukan kembali ke kuah gulai dengan santan yang sangat kental.

2. Dendeng Batokok

Makanan khas Sumatera Barat yang terkenal lainnya adalah dendeng bakotok. Olahan dendeng yang ditotok atau dipukul dengan palu.

Dendeng dibuat dari daging sapi yang diris sangat tipis dan panjang. Kemudian dendeng dilumuri bumbu dan diketok palu hingga bumbunya meresap.

Dendeng yang sudah siap selanjutnya akan diasap diatas arang. Arang untuk proses ini menggunakan batok atau tempurung kelapa.

Penyajian dendeng bakotok umumnya ditaburi dengan lado mudo, garam, bawang merah, dan perasan jeruk nipis.

Di daerah Mintua, dendeng bakotok juga disajikan dengan cabe muda sehingga rasanya lebih pedas.

3. Kalio Dagiang

Makanan khas Sumatera dari daerah Padang memang terkenal dengan olahan daging, seperti rendang atau pun kalio.

Rendang biasanya disajikan dengan bumbu yang lebih kering. Sedangkan kalio disajikan dengan kuah yang lebih banyak seperti karamel.

Daging yang digunakan adalah daging sapi dengan ditambah limpa, hati, atau jengkol. Memasak kalio bisa lebih cepat dibandingkan dengan rendang.

Rasa dari kalio daging khas Sumatera Barat juga tidak begitu pedas dengan daging yang lebih empuk dibanding rendang.

4. Palai Rinuak

Makanan tradisional yang satu ini dibuat dari bawang merah, cabai giling, kunyit, dan parautan kelapa. Palai kemudian diisi dengan ikan atau bahan lain.

Khusus untuk palai rinuak isinya adalah rinuak atau ikan air tawar yang memiliki ukuran kecil dan sering ditemukan hidup di pinggiran danau.

Untuk bumbunya sendiri, palai biasanya dibuat dengan bahan yang sama. Jenis ikan yang digunakan menjadi pembeda dari beberapa palai khas Sumatera.

5. Sate Padang

Sate merupakan sebutan makanan dari daging yang umumnya disajikan dengan tusukan dan mengolahnya dengan cara di bakar.

Pada umumnya daging sate yang sudah matang akan diberi saus berwarna cokelat atau saus kacang, lengkap dengan tomat, bawang merah, dan cabai.

Namun sedikit berbeda dengan sate yang menjadi makanan khas Sumatera, khususnya Sumatera Barat ini.

Sate padang dikenal dengan penyajiannya bersama kuah yang berwarna kuning. Sate ini berasal dari Sumatera Barat di daerah Bukit Tinggi.

Ada juga sate padang yang memiliki kuah berwarna merah. Sate ini biasanya ditemukan di daerah Padang Panjang, Sumatera Barat.

Makanan Khas Sumatera Utara

Tanah Batak di Sumatera Utara juga memiliki banyak makanan tradisional yang patut untuk dicoba.

Makanan Khas Sumatera yang terkenal dari tanah batak antara lain adalah sebagai berikut.

1. Arsik

Berasal dari daerah Tapanuli, Arsik merupakan makanan yang dibuat dari ikan mas dengan bumbu kuning khas Sumatera.

Ikan mas yang digunakan dibersihkan terlebih dulu untuk kemudian diberi bumbu dan juga asam. Ikan dibiarkan hingga menjadi lebih lunak.

Bumbu arsik sendiri sangat khas, seperti andaliman dan juga asam cikala. Bumbu-bumbu tersebut adalah komponen yang ada di daerah pegunungan.

Untuk tambahan bumbunya, menggunakan lengkuas dan serai yang bisa ditemukan di banyak tempat.

Penyajian arsik sendiri cukup mudah, ikan yang sudah siap akan dilumuri bumbu arsik dibagian atasnya. Rasa makanan ini juga terkenal cukup kuat.

2. Lappet

Nama lappet adalah untuk kue khas dari Batak. Kue tradisional ini dibuat dari tepung beras, gula merah, dan kelapa.

Adonan lappet kemudian dimasukan ke dalam daun pisang. Cara membungkus adonan biasanya dibuat menyerupai bentuk limas.

Lappet yang sudah siap tersebut akan dimasak dengan cara dikukus. Makanan khas Sumatera sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan daerah lain.

Lappet dai tanah Batak masih mirip dengan lappet yang berasal dari daerah luar. Kue ini bisa ditemui di daerah Siborongborong yang sudah terkenal lappetnya.

Biasanya masyarakat menikmati lappet bersama dengan teh atau kopi. Lappet sangat mudah ditemukan di upacara-upacara adat Batak.

3. Mie Gomak

Nama makanan yang lucu ini adalah spageti khas tanah Batak. Mie gomak merupakan makanan yang dibuat dari mie berukuran besar.

Bumbu yang digunakan adalah campuran dari bahan-bahan tradisional khas nusantara. Bersama dengan mie, bumbu dimasak seperti membuat mie biasa.

Selain mie, bahan utama yang biasanya ditambahkan antara lain adalah kubis dan beberapa potong daging ayam. Mie gomak ini memiliki banyak penggemar.

Tidak heran jika banyak yang menggunakan makanan daerah ini untuk bisnis kuliner yang menjanjikan.

Penyajian mie gomak, dapat ditambah dengan tomat atau sayuran lain sesuai selera.

4. Kue Ombus-ombus

Saat mencari kuliner di daerah Sumatera Utara, sebaiknya tidak melewatkan kue berbentuk bulat-bulat kecil atau kue ombus.ombus.

Olahan kue dari parutan kelapa, tepung beras, dan gula aren ini memiliki rasa yang hampir sama dengan kue leppet.

Perbedaannya adalah kue ombus-ombus dibentuk bulat dan tidak perlu menggunakan daun pisang untuk membungkusnya.

Adonan yang sudah dibentuk bisa langsung dikukus selama beberapa menit hingga adonan matang sempurna hingga ke bagian dalamnya.

Kue ombus-ombus lebih nikmat untuk dimakan ketika masih hangat. Bisa dengan kopi atau teh untuk menemani makan makanan khas Sumatera ini.

5. Dengke Masna Nura

Makanan khas Sumatera selanjutnya adalah dengke masna naira. Olahan makanan yang hampir sama seperti arsik yaitu dari ikan mas.

Berasal dari daerah Tapanuli yang dulunya makanan ini hanya disajikan untuk kalangan raja.

Sesuai namanya, bahan utama makanan khas ini adalah ikan mas na niura yang banyak ditemukan di daerah tapanuli.

Uniknya, ikan yang digunakan tidak diolah dengan cara digoreng atau dibakar. Ikan mas diolah dengan cara yang lain dengan bantuan bumbu.

Andaliman atau bumbu khas batak dengan asam akan membuat ikan matang tanpa pengolahan lain. Makanan seperti ini hampir mirip dengan sushi.

Ikan dibiarkan selama kurang lebih 5 jam, hingga bumbu meresap dan membuat ikan matang secara alami.

Selain ikan mas naniura, beberapa masyarakat menggantinya dengan ikan mujahir yang harganya lebih murah.

Makanan Khas Sumatera Selatan

Makanan dari Sumatera Selatan banyak dipengaruhi oleh budaya melayu yang ada di sekitarnya.

Makanannya hampir sama dengan makanan khas Sumatera lainnya, hanya sedikit berbeda dengan rasa yang menggugah selera.

Beberapa makanan khas dari Sumatera Selatan yang bisa dicoba antara lain adalah sebagai berikut.

1. Pindang Patin

Olahan makanan dengan nama pindang, sudah sangat umum di Sumatera Selatan. Makanan khas yang sering dibuat dari ikan patin.

Ikan patin memang dikenal mudah untuk didapat di aliran Sungai Musi. Ikan patin yang baunya cukup tajam ini selanjutnya diberi bumbu tertentu.

Kuah untuk pindang patin dibuat dari berbagai macam rempah asli Indonesia. Ada yang dibuat menjadi kuah bening, dan ada pula yang lebih kental.

Untuk penyajiannya tidak utuh satu ikan, melainkan dibagi menjadi bagian kepala, bagian ekor, dan bagian tengah.

Bagian kepala ikan patin adalah yang paling favorit sebagai makanan khas Sumatera, pindang kepala patin.

2. Pempek

Pempek mungkin menjadi makanan khas Sumatera yang paling populer. Sama seperti rendang, hampir semua orang sudah mencicipi yang namanya pempek.

Pempek merupakan olahan makanan yang biasanya disantap sebagai makanan ringan dengan saus atau cuka.

Ada banyak jenis pempek yang bisa ditemukan di Sumatera Selatan, khususnya di darah asalnya yaitu Palembang.

Makanan yang terbuat dari ikan tenggiri dan tepung ini diberi bumbu khas pempek. Setelah itu adonan dibentuk dengan beragam bentuk.

Ada bentuk yang paling terkenal adalah pempek kapal selam. Penyajian pempek bisa dengan potongan timun kecil dan yang wajib adalah kuah cuko.

3. Laksan

Makanan dari daerah Palembang, Sumatera Selatan yang tidak kalah lezat dan terkenal adalah laksan.

Makanan ini terbuat dari beberapa bahan, seperti ikan gabus dan tepung sagu. Adonan laksan yang sudah siap, selanjutnya dibentuk seperti oval.

Bumbu dari laksan disangrai untuk kemudian dimasukan ke kuah kaldu yang sudah mendidih. Ikan gabus lalu dimasak dalam kuah tersebut dengan santan.

Proses memasaknya harus diaduk hingga kuah santan mengental. Laksan siap diangkat dan disajikan dengan sambal laksan yang khas.

Makanan khas Sumatera ini kemudian bisa disajikan dengan ditaburi irisan bawang merah dan potongan daun kucai.

4. Tekwan

Kuliner yang wajib dicoba untuk menikmati makanan khas dari Sumatera Selatan adalah tekwan. Makanan ini dibuat dari sagu dan ikan dengan bumbu khas.

Adonan kemudian dibentuk kecil-kecil untuk selanjutnya dimasak hingga matang sampai ke bagian dalamnya.

Penyajian tekwan dapat ditambah dengan jamur, bihun, daun bawang, dan seledri.
Tekwan yang sudah masak disajikan bersama kuah cokelat yang memiliki rasa udang yang lezat.

5. Lenggang

Olahan makanan yang ada di Sumatera Selatan memang selalu berkembang. Termasuk juga dengan makanan khas Sumatera yang disebut lenggang.

Makanan ini dibuat dari telur dan pempek, bisa dibilang makanan ini adalah inovasi dari makanan khas sebelumnya yaitu pempek.

Pempek yang sudah masuk dengan adonan telur kemudian digoreng. Masak lenggang ini hampir sama seperti membuat telur dadar.

Lenggang yang sudah matang kemudian diangkat dan dipotong beberapa bagian sehingga ukurannya lebih kecil.

Penyajian lenggang umumnya menggunakan bumbu cuka. Pada bagian atas lenggang bisa ditambahkan dengan irisan bawang goreng dan mentimun.

Lenggang juga menjadi salah satu makanan ringan yang biasanya dinikmati saat sedang bersantai.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.