Tips Malam Pertama Pengantin Baru Dalam Islam

Malam Pertama – Malam tersebut adalah malam yang penuh dengan cerita yang sangat berkesan bagi mereka yang telah menjalaninya. Ada banyak cerita indah dan juga cerita lucu tentang malam yang disebut-sebut sebagai malam impian para pemuda.

Setiap pemuda dan pemudi yang belum menikah atau akan segera menikah pasti sangat mendambakan malam pertama yang indah. Namun, ternyata tidak semua pasangan menjalani malam itu sebagaimana yang diharapkan.

Untuk itu, setiap pasangan yang akan menikah hendaknya benar-benar mempersiapkan diri dengan baik agar bisa menjalani malam pertama pengantin baru yang indah.

Tips Menjalani Malam Pertama Pengantin Baru

malam pertama pengantin baru dalam islam
pixabay.com

1. Suami Mengucapkan Salam Kepada Pengantin Wanita

Hal ini bisa mengusir grogi dan suasana beku dalam hati pengantin wanita. Pengantin pada malam pertama, pastinya akan merasa grogi di hadapan pasangannya.

Untuk mencairkan suasana, maka hendaknya pengantin pria yang baru ke kamar mengucapkan salam kepada istrinya. Setelah itu bisa dilanjutkan dengan obrolan santai untuk saling mengenal satu sama lain.

Ummu salamah radhiyallahu anhu mengatakan bahwa ketika Nabi shallallahu alihi wa sallam menikahinya, ketika beliau masuk menemuinya, beliau mengucapkan salam. (Akhlak An-Nabi:199)

2. Suami Bersikap lemah lembut kepada Pengantin Wanita

Ketika pengantin pria menemui pengantin wanita, hendaknya bersikap lemah lembut. Bisa dengan mengucapkan kata-kata lembut yang sopan dengan sedikit memuji ataupun dengan menyuguhkan makanan atau manisan untuk istri.

Hal ini telah dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, diantaranya adalah ketika beliau menemui Aisyah radhiyallahu anha, dimana Nabi menyuguhkan susu kepada Aisyah yang malu-malu.

3. Meletakkan Tangan di atas Kepala Pengantin Wanita dan Mendoakannya

Saat pengantin pria masuk menemui istrinya pada malam pertama, disunnahkan kepadanya agar berdoa kepada Allah sambil memegang ubun-ubun atau kepala bagian depan istrinya.

Seorang suami hendaknya memohon Allah ta’ala agar diberi kebaikan dari istrinya dan juga memohon agar dijauhkan dari keburukan dari istrinya.

Hal itu dilakukan agar rumah tangga bisa penuh dengan kebaikan dan ketenangan, serta jauh dari segala perkara yang bisa menyebabkan keretakan rumah tangga.

Doa yang diucapkan ialah doa yang diajarkan oleh Rasulullah, yaitu:

اللهم إني أسألك خيرها وخير ما جبلتها عليه، وأعوذ بك من شرها ومن شر ما جبلتها عليه

“Ya Allah, aku memohon kepadaMu kebaikannya dan kebaikan yang Kau ciptakan padanya. Aku berlindung kepadaMu dari keburukannya dan keburukan yang Kau ciptakan padanya”

Baca Juga:
Aku Cinta Padamu Karena…

4. Sholat Sunnah Dua Rokaat

Ini adalah tatakrama yang diajarkan oleh para Salaf agar mendirikan sholat bersama dengan pasangan pada malam pertama pengantin baru.

Dikisahkan oleh Abu Said, budak Abu Asyad, “Aku menikah pada saat aku berstatus budak, lalu aku undang beberapa Sahabat Nabi shallallahu alihi sallam, diantaranya adalah Ibnu Mas’ud, Abu Dzar dan Hudzaifah.

Adzan sholat berkumandang dan Abu Dzar kangsung maju ke depan. Hadirin yang lain berkata, ‘tunggu’. Ia menjawab, ‘Bukankah seharusnya begini?’ Mereka berkata, ‘Ya’.

Abu Said melanjutkan, aku maju bersama mereka padahal aku adalah budak belian. Mereka lantas mengajariku dan berkata, ‘Jika istrimu datang, sholatlah dua rakaat terlebih dahulu, kemudian mintalah kepada Allah azza wajalla yang terbaik dari sesuatu yang masuk kepadamu dan berlindunglah kepadaNya dari keburukan istrimu. Selanjutnya, terserah kamu dan istrimu”.

5. Bersiwak atau membersihkan gigi sebelum bercumbu

Hal ini dilakukan untuk menjaga kesehatan dan juga kenyamanan pasangan. Bila suami istri bercumbu tanpa membersihkan mulut sebelumnya, maka pasangannya pasti akan merasa tidak nyaman.

Islam selalu mengajarkan kepada umatnya agar senantiasa menjaga kebersihan dan juga menjaga kenyamanan pasangan suami istri.

Rasulullah juga senantiasa menjaga kebersihan mulutnya di hadapan istri-istrinya, bahkan beliau selalu bersiwak setiap kali masuk ke rumah istri-istrinya, sebagaimana yang dikatakan oleh Aisyah.

6. Menyebut Nama Allah dan Berdoa Ketika Hendak Berhubungan Intim

Setiapkali hendak berhubungan intim, hendaknya berdoa kepada Allah agar dijauhkan dari syaitan dan juga agar Allah menjauhkan syaitan dari anak yang diberikan oleh Allah dari hubungan tersebut.

7. Mencumbu Pasangan atau Melakukan Foreplay sebelum berhubungan intim

Rasulullah shallallahu alihi wa sallam mengajarkan doa saat hendak berhubungan intim dalam hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas, berikut doanya:

8. Melakukan Persiapan dengan baik

9. Boleh Melakukan Hubungan Intim dengan Gaya Apapun Selama Melalui Kemaluan

10. Suami boleh menikmati semua bagian tubuh istri Selain duburnya

10. Tidak Boleh Menyetubuhi Istri yang Sedang Haid

11. Berwudhu Sebelum Melajutkan Hubungan Intim yang Kedua

12. Boleh Telanjang Bulat Saat Melakukan Hubungan Badan

13. Istri Tidak Boleh Menolak Ajakan Suami Untuk Melakukan Hubungan Intim

14. Hendaknya Mendatangi Istri Apabila Terpesona dengan Seorang Wanita Asing di Jalan

15. Tidak boleh menceritakan hubungan seks kepada orang lain

16. Mengabarkan kepada istri apabila hendak balik ke rumah setelah bepergian jauh

17. Boleh menyetubuhi istri yang sedang hamil atau menyusui

18. Makruh melakukan ‘azl (Mengeluarkan sperma di luar vagina)

Baca Juga:
Nama Anak Laki-Laki

Nama Anak Perempuan

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.