Materi Kultum Populer

Materi Kultum – Nasihat merupakan salah hal yang memiliki kedudukan tinggi dalam agama islam. Saling menasihati adalah kewajiban setiap muslim.

Saling menasihati mesti terus ditumbuhkan, baik lewat lihat ataupun perbuatan agar kedamaian dan kemulian dalam hidup bisa diraih.

Salah satu sarana untuk saling menasehati ialah lewat kultum, sehingga pada tulisan ini akan dipaparkan beberapa materi kultum yang menarik dan populer di kalangan umat islam.

Kumpulan Materi Kultum Singkat Populer

Berikut ini beberapa materi kultum singkat yang menarik:

Kultum Pertama: Agama Adalah Nasihat

Pembahasan kita adalah hadits mengagumkan yang dikatakatan oleh Abu Daud sebagai salah satu hadits yang menjadi bahasan fikih.

Al-Hafidz Abu Nu’aim berkata tentang hadits tersebut, “Hadits ini memiliki kedudukan yang agung. Muhammad bin Aslam Ath-Thusi menyebutkan bahwa hadits tersebut adalah satu dari seperempat agama”.

Nabi Shallalahu alaihi wa sallam bersabda:

الدين النصيحة، قلنا: لمن ؟ قال: لله و لكتابه ولرسوله ولأئمة المسلمين وعامتهم  

“Agama adalah nasihat, ‘Kami bertanya: Untuk siapa?, Beliau menjawab, ‘Untuk Allah, KitabNya, RasulNya, para pemimpin kaum muslimin dan kalangan awamnya.” (HR. Muslim)

Nasihat untuk siapa? Untuk Allah, KitabNya, RasulNya, para pemimpin Kaum muslimin dan kaum muslimin secara umum.

Maka, nasihat mencakup perkara-perkara islam, iman dan ihsan yang disebutkan dalam hadits Jibril.

Nasihat adalah metode para Nabi bersama kaumnya, Nabi Nuh, Nabi Hud dan selain keduanya dari kalangan para Nabi dan RAsulNya.

Allah Azza Wajalla telah mengabarkan tentang Nabi Nuh dalam firmannya dalam surat Al-A’raf ayat 61-63.

Sebaik-baik nasihat adalah metode para Nabi Allah dan orang yang mengikuti jejak mereka. 

Nasihat adalah menginginkan kebaikan untuk yang diberi nasihat.

Nasihat Untuk Allah

Bagaimana nasihat untuk Allah Azza Wajalla? Yaitu dengan kebenaran ijtihad dalam keesaanNya dan mengikhlaskan niat dalam beribadah kepada Allah Ta’ala.

Nasihat Untuk Kitab-Nya

Nasihat untuk Kitab Allah ialah mengimaninya, mengamalkan kandungannya, membacanya sesuai dengan kaidah tajwid yang benar.

Dan juga tidak menyelewengkan makna sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang yang sesat, serta membenci orang yang mengingkarinya.

Nasihat Untuk Rasul-Nya

Nasihat untuk Rasul Allah ialah dengan mempercayai mereka sebagai utusan Allah, membenarkan apa yang mereka sampaikan dan mengiktu ajara mereka.

Nasih,at Untuk Pemimpin Umat Islam

Nasihat untuk pemimpin kaum muslimin ialah dengan mencintai mereka dalam kebenaran, kebaikan dan keadilan.

Nasihat kepada para pemimpin muslimin juga ialah dengan mentaati mereka kecuali dalam maksiat.

Nasihat Untuk Semua Umat Islam

Nasihat kepada kaum muslimin ialah dengan menunjukkan kebenaran kepada mereka.

Menasihati mereka agar selalu menempuh jalan yang lurus dan menasihatinya agar menjauhi kemaksiatan. Serta mencintai mereka dalam kebaikan dan ketaatan.

Setiap muslim hendaknya selalu berupaya agar mengajak saudaranya kepada jalan kebenaran sebagaimana ia ingin selalu dalam petunjuk dan jalan yang benar. Wallahu A’lam.

Baca Juga:
• Kumpulan Teks Ceramah Singkat Menarik

Kultum Kedua: Taubat

Siapakah diantara kita yang tidak melakukan perbuatan dosa? Siapakah diantara kita yang tidak pernah berbuat salah? 

Semua manusia pasti pernah dan akan melakukan kesalahan dan dosa. Karena manusia tempatnya salah dan dosa. 

Namun, Pintu taubat selalu terbuka bagi yang ingin bertaubat. Rabb kita adalah Rabb yang Pemurah Maha Penerima taubat.

Ia mencintai orang-orang yang bertaubat kepadaNya karena menyesali kesalahannya.

Ia selalu membuka pintu maaf bagi seluruh hambaNya selalu salah dan berbuat dosa.

Allah Ta’ala berfirman:

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji dan menganiaya diri sendiri mereka ingat kepada Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang mengampuni dosa selain Allah, dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui. Mereka itu balasannya adalah ampunan dari Rabb mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya, dan itulah sebaik-baik pahala orang yang beramal.” (Ali Imran: 135-136)

Sesungguhnya orang yang beriman bukanlah orang yang tidak berbuat dosa.

Tapi mereka adalah orang yang apabila melakukan dosa, dia ingat kepada Allah, lalu memohon ampunan dari dosa dan berhenti melakukan kesalahannya.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.