Metode Pembelajaran

Metode Pembelajaran – Pembelajaran adalah suatu proses yang akan selalu ada dalam kehidupan. Biasanya pembelajaran ini selalu dikaitkan dengan hal-hal yang sifatnya formal seperti di bangku sekolah atau perguruan tinggi.

Di dalam dunia pendidikan, pembelajaran tidak akan bisa lepas dari yang namanya metode pembelajaran, media pembelajaran dan juga model pembelajaran.

Semua hal itu saling berkaitan satu sama lain dan pengetahuan tentangnya sangat bermanfaat dalam proses pengembangan potensi anak didik.

Di dalam bangku sekolah, yang namanya siswa tidaklah sama antara satu dengan yang lain. Karakter antara satu dengan yang lain pastilah ada perbedaan tersendiri yang terkadang menjadi masalah yang rumit bagi pendidik.

Pada Kondisi inilah peran guru diuji, bagaimana ia sebagai tenaga pendidik akan memilih metode yang paling sesuai untuk kesuksesan proses belajar anak didiknya.

Tidak hanya itu, pemilihan metode juga berkaitan dengan kondusifitas proses belajar dan juga efektifitas pembelajaran tersebut. Dengan demikian, seorang pendidik harus pandai melihat kondisi siswanya.

Metode pembelajaran yang beragam dan banyak jumlahnya harus benar-benar dikuasai oleh seorang guru supaya bisa sukses dalam membina anak didiknya. Nah, berikut adalah ulasan tentang metode pembelajaran yang penting untuk diketahui.

Pengertian Metode Pembelajaran

metode pembelajaran
ccn.co

Dalam memahami hal-hal yang terkait dengan metode pembelajaran. Memahami apa itu metode pembelajaran adalah hal yang penting supaya seseorang bisa memilah mana yang termasuk metode pembelajaran dan mana yang tidak.

Nah, pengertian dari metode pembelajaran sendiri adalah suatu bentuk upaya atau cara yang dilakukan atau dipraktikkan oleh tenaga pendidik agar sebuah proses belajar mengajar menjadi sukses dan semua tujuan pembelajaran tercapai dengan mudah.

Di dalam tahapan belajar, metode pembelajaran menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan. Hal ini bertujuan supaya belajar siswa menjadi hal yang menyenangkan bagi mereka.

Selain itu, siswa pun tidak merasa suntuk dengan pembelajaran yang ada. Sehingga nantinya diharapkan semua siswa yang mengikuti pembelajaran dapat menangkap ilmu yang disampaikan oleh pendidik dengan cara yang mudah dan cepat.

Dalam dunia pendidikan, metode pembelajaran memang sangat diutamakan supaya tujuan dari adanya pendidikan bisa tercapai dengan mudah dan menyeluruh.

Bahkan, tidak jarang ada pelatihan khusus metode pembelajaran bagi seorang guru. Hal ini dilakukan mengingat pentingnya menyampaikan ilmu kepada siswa dengan proses dan metode yang terbaik.

Pengertian Model Pembelajaran

Metode Pembelajaran
indiatoday.in

Selain penting untuk memahami apa itu metode pembelajaran, memahami model pembelajaran juga tak kalah penting.

Banyak orang yang mengira antara metode pembelajaran dengan model pembelajaran maknanya sama, padahal keduanya sangat berbeda sehingga penting untuk memahami makna masing-masing dari kedua hal ini.

Model pembelajaran adalah semua rangkaian dalam penyajian materi yang mencakup semua aspek baik itu sebelum proses pembelajaran, ketika pembelajaran berlangsung, ataupun setelah proses tersebut.

Model pembelajaran tidak bisa dipisahkan dari fasilitas terkait yang umum dipakai dalam proses belajar, baik itu dilakukan secara langsung ataupun tidak langsung di dalam proses belajar dan mengajar.

Selain itu, model pembelajaran juga bisa dimaknai sebagai sebuah rencana atau bentuk pola yang dipakai oleh tenaga pendidik di dalam menyusun kurikulum, ataupun mengatur materi untuk peserta didik, bahkan memberikan petunjuk kepada pengajar di dalam kelas dalam hal aturan pembelajaran dan lain sebagainya.

Model pembelajaran memiliki fungsi dan kegunaan, yaitu untuk dijadikan pedoman bagi seorang pengajar serta guru di dalam melaksanakan suatu proses pembelajaran.

Artinya, setiap model pembelajaran yang dipakai dalam proses belajar akan sangat berhubungan dengan perangkat yang digunakan.

Model pembelajaran umumnya adalah sesuatu yang rasional teoritik logis yang berkaitan dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, juga untuk menentukan tingkah laku mengajar seorang pengajar yang diperlukan dan lain sebagainya.

Pengertian Media Pembelajaran

Media pembelajaran merupakan semua alat pembelajaran yang dipakai untuk memudahkan tenaga pengajar dalam menyampaikan materi pelajaran selama proses belajar mengajar tersebut berlangsung.

Tujuan utama dari diadakannya media pembelajaran adalah untuk memudahkan seluruh pencapaian dari sebuah proses pembelajaran yang telah ditentukan dan dirumuskan sebelumnya.

Sedangkan definisi media pembelajaran menurut Asosiasi Teknologi Komunikasi Pendidikan adalah semua hal yang dipakai untuk menyampaikan pesan serta merangsang peserta didik supaya dapat belajar lebih semangat lagi.

Contoh dari media pembelajaran adalah buku, OHP, kaset, televisi dan lain sebagainya.

Media pembelajaran ini menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dari kegiatan belajar mengajar di sebuah lembaga pendidikan.

Orang yang bisa memanfaatkan media pembelajaran secara baik tentu menjadi seseorang yang kreatif serta sistematis untuk memunculkan pengalaman belajar yang menarik dan menyenangkan bagi masing-masing peserta didik.

Media pembelajaran memiliki beberapa tujuan atau manfaat, seperti mampu memberikan kemudahan kepada seluruh siswa supaya lebih faham mengenai konsep, keterampilan, serta prinsip tertentu melalui penggunaan media belajar yang tepat berdasarkan sifat dari bahan ajar.

Selain itu, media pembelajaran juga sangat bermanfaat dalam memberikan pengalaman yang unik dan berbeda sehingga hal itu akan menarik minat dari peserta didik dan alhasil mereka akan menjadi lebih termotivasi untuk belajar lebih giat.

Model Model Pembelajaran

Ada beberapa jenis model pembelajaran yang bisa dijadikan sebagai acuan. Tentunya setiap model memiliki kelebihan dan kelemahan tersendiri.

Dan tidak bisa diratakan untuk semuanya model pembelajaran yang satu lebih unggul dibandingkan dengan model pembelajaran yang lain karena semua harus memperhatikan situasi dan kondisi.

Ada kondisi siswa yang ketika menggunakan model pembelajaran A lebih efektif dibandingkan menggunakan model pembelajaran B, dan sebaliknya.

Nah, untuk selengkapnya Anda bisa simak ulasan mengenai model-model pembelajaran berikut ini.

1. Examples Non Examples

Model pembelajaran yang satu ini adalah jenis model pembalajaran dimana seorang guru menyiapkan gambar-gambar atau icon yang sesuai dengan kebutuhan pelajarannya.

Setelah itu, guru akan menempel gambar tersebut pada papan atau bisa juga menggunakan OHP.

Setelah itu, guru akan memberikan petunjuk kepada peserta didik untuk mencermati gambar tersebut kemudian mendiskusikan dalam bentuk kelompok antara 2-3 orang.

Hasil diskusi kelompoknya kemudian akan ditulis. Jika sudah, perwakilan setiap kelompok akan diminta untuk membacakan hasil diskusi tersebut.

Kemudian dilanjutkan dengan agenda komentar dan akhirnya guru akan menerangkan materi yang ada sesuai dengan target pembelajaran yang ingin dicapai.

2. STAD

Model pembalelajaran yang selanjutnya adalah STAD atau Students Teams Achievement.

Model pembelajaran ini isinya adalah guru harus membentuk beberapa kelompok belajar yang anggotanya kurang lebih empat orang.

Setelah itu, guru akan menerangkan materi atau pelajaran yang bersangkutan. Jika sudah, pengajar akan memberikan tugas kepada tiap-tiap kelompok untuk didiskusikan dan dikerjakan.

Dalam hal ini, anggota kelompok yang sudah faham bertugas menjelaskan kepada anggota yang belum faham hingga seluruh anggota kelompok menjadi tahu.

Setelah itu, guru atau pengajar akan memberi pertanyaan atau kuis kepada semua siswa.

Pada saat siswa yang ditunjuk tersebut menjawab, tidak boleh saling membantu. Setelah itu, guru harus melakukan evaluasi kemudian kesimpulan.

3. Problem Based Introduction (PBI)

Model pembelajaran yang perlu diketahui selanjutnya adalah PBI. Model pembelajaran yang basisnya adalah pembelajaran berdasarkan masalah ini sangat identik dengan bagaimana seseorang menghadapi masalah di dalam kehidupan.

Tujuannya adalah untuk melatih serta mengembangkan kemampuan seseorang untuk mengatasi masalah yang orientasinya adalah masalah real dari kehidupan sehari-hari peserta didik tersebut. Hal ini untuk merangsang kemampuan siswa dalam berfikir lebih tinggi.

Aplikasi dari PBI ini adalah dengan cara guru sebelumnya menjelaskan berbagai kompetensi yang ingin dicapai serta menyebutkan pula berbagai alat yang akan mendukung kompetensi tersebut.

Guru juga memiliki tanggung jawab memotivasi peserta didiknya untuk terlibat dalam memecahkan masalah tertentu.

Selain itu, guru juga harus membantu siswanya dalam mendefinisikan serta mengorganisir tugas belajar yang berhubungan dengan topic permasalahan yang dibahas.

Selanjutnya, guru akan meminta siswa untuk mencari dan mengumpulkan informasi yang sesuai melalui dari eksperimen, pengumpulan data, dugaan sementara atau hipotesis, hingga proses pemecahan masalah.

Selanjutnya, guru akan membantu siswa dalam menyusun laporan dari hasil penelitiannya tersebut.

Jika sudah, guru kemudian akan mengevaluasi dan melakukan refleksi terhadap hasil eksperimen yang dilakukan oleh siswa.

4. Debate

Model pembelajaran selanjutnya adalah debat. Debat merupakan salah satu model pembelajaran dengan cara guru membagi ke dalam dua kelompok yang terdiri dari kelompok pro dan kontra.

Setelah itu, guru akan memberikan tugas kepada para siswa untuk membaca materi yang akan diperdebatkan oleh kedua kelompok yang telah ditentukan tersebut.

Setelah pembacaan materi selesai, guru akan menunjuk salah satu anggota kelompok pro untuk berbicara yang selanjutnya akan ditanggapi oleh kelompok kontra.

Ketika seorang siswa menyatakan gagasannya, guru memiliki tugas menulis poin-poin dari ide setiap siswa. Hingga guru mendapatkan beberapa ide yang telah diharapkan.

Jika sudah, guru kemudian akan menyampaikan hal-hal yang belum diungkap dalam proses debat.

Dari data-data yang telah didapat, guru akan meminta para siswanya untuk membuat kesimpulan hasil diskusi.

Baca juga: Contoh surat lamaran kerja yang baik dan benar

Metode Metode Pembelajaran

1. Metode Ceramah

Metode ceramah merupakan penyampaian bahan ajar atau pembelajaran dari pendidik kepada peserta didik secara lisan atau oral.

Jika para praktiknya dipersiapkan dan ditampilkan secara baik, metode ini tidak selamanya buruk.

Terlebih, jika praktiknya menggunakan alat bantu seperti media dan juga alat lainnya.

Menurut Muhaimin, metode ceramah merupakan kombinasi dari metode hafalan, diskusi serta tanya jawab.

Di dalam metode ceramah, pelaksanaan pembelajarannya hanyalah monolog serta hubungan satu arah.

Selama ini, metode ceramah dikenal paling efektif di dalam mengatasi berbagai kelangkaan literatur yang disesuaikan dengan jangkauan pemikiran dari seorang siswa.

Metode ini juga dikenal sebagai cara pengajaran paling tradisional dan metode ini juga sudah tidak asing lagi bagi masyarakat. Meskipun menurut beberapa orang metode ini cukup membosankan.

Di dalam metode ini, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan. Langkah tersebut dimulai dari persiapan, kemudian penyajian, setelah itu generalisasi, dan terakhir adalah aplikasi penggunaan.

2. Metode Diskusi

Sementara metode diskusi merupakan salah satu dari banyaknya metode pembelajaran yang berkaitan erat dengan upaya menyelesaikan masalah secara bersamaan.

Di dalam metode ini, siswa atau peserta didik lebih berperan secara aktif dalam proses belajar.

Hal tersebut disebabkan karena dengan berjalannya waktu ternyata proses pembelajaran tidak hanya monoton dilakukan oleh pendidik sebagaimana pada metode ceramah yang dikenal tradisional.

Namun dengan adanya diskusi, siswa lebih berperan secara aktif terutama dalam kemampuannya menyampaikan gagasan dan berani berbicara.

Metode diskusi memiliki beberapa tujuan, diantaranya adalah untuk melatih siswa mengutarakan pendapatnya di hadapan umum.

Selain itu juga sebagai upaya mengajar peserta didik supaya bisa berfikir secara kritis.

Metode ini juga melibatkan siswa dalam menentukan dan memikirkan jawaban yang tepat, dan yang tidak kalah penting adalah memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menyumbangkan suatu gagasan dalam menghadapi masalah.

3. Metode Ceramah Plus

Metode ceramah plus merupakan salah satu metode pembelajaran yang di dalamnya menggunakan metode ceramah secara umum namun digabungkan dengan metode yang lainnya. Misalnya metode ceramah plus, tanya jawab, dan tugas.

Saat ini, metode ceramah plus memang lebih banyak digunakan karena cukup efektif dan bervariasi sehingga peserta didik tidak akan merasa bosan ataupun jenuh. Selain itu, metode ini juga sangat praktis dan mudah dilakukan.

Metode ceramah plus memiliki beberapa jenis, pertama adalah ceramah plus, tanya jawab dan tugas.

Pada jenis yang satu ini, guru akan menyampaikan materi terlebih dahulu, kemudian akan dibuka sesi tanya jawab.

Setelah itu guru akan melanjutkan dengan memberikan tugas tertentu. Selanjutnya adalah metode ceramah plus, diskusi, dan tugas. Dan yang ketiga adalah metode ceramah plus, demonstrasi dan latihan.

4. Metode Tanya Jawab

Metode tanya jawab merupakan salah satu metode pembelajaran dimana seorang guru akan mengajukan suatu pertanyaan kemudian muridnya akan menjawab.

Metode ini memang menuntut seorang guru atau pengajar untuk menyesuaikan bahan ajar atau materi pembelajaran dengan metodenya.

Nah, dalam metode tanya jawab sendiri ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan, misalnya adalah jenis pertanyaan yang akan diajukan kepada siswa.

Selanjutnya adalah teknik yang digunakan oleh guru di dalam mengajukan suatu pertanyaan.

Selain itu, seorang guru juga harus benar-benar mengetahui syarat-syarat penggunaan metode tanya jawab tersebut sehingga benar-benar bisa mengambil langkah yang tepat.

Hal lain yang tidak boleh dilupakan adalah dengan menggunakan prinsip-prinsi penggunaan metode tanya jawab dengan baik.

Metode tanya jawab ini memiliki beberapa kelebihan, di antaranya adalah mampu menjadikan ruang kelas menjadi lebih hidup karena siswa akan benar-benar berfikir secara aktif kemudian ia akan menyampaikan gagasannya melalui mulut.

Selain itu, kelebihan metode tanya jawab adalah untuk melatih seorang siswa supaya berani mengemukakan pendapatnya di depan umum.

Dan terakhir, metode tanya jawab ini benar-benar mampu membawa ruangan kelas ke dalam suasana diskusi.

Sedangkan untuk langkah-langkah metode tanya jawab akan diawali dengan seorang guru menentukan topik terlebih dahulu.

Kemudian ia harus merumuskan tujuan dari pembelajaran tersebut secara lebih spesifik.

Dan tidak lupa guru menyusun suatu pertanyaan yang tepat sesuai dengan TPK yang telah ditentukan. Terakhir, seorang guru perlu mengidentifikasi pertanyaan yang kemungkinan akan diajukan oleh peserta didik.

5. Metode Demonstrasi

Metode demonstrasi merupakan salah satu metode pembelajaran yang di dalamnya ada proses memperagakan atau mempertunjukkan sebuah proses kepada peserta didik mengenai suatu proses, situasi ataupun suatu benda yang tengah dipelajari, baik itu proses sebenarnya ataupun hanya simulasi atau tiruan saja.

Selain itu, metode ini biasanya disertai penjelasan atau keterangan secara lisan. Dengan menggunakan metode ini, dijamin proses penerimaan seorang peserta didik atas pelajaran yang diberikan akan lebih berkesan mendalam.

Alhasil mereka akan dapat mengerti secara baik dan sempurna. Metode demonstrasi ini sesungguhnya banyak dipakai dalam pembelajaran fisika.

Sebenarnya, metode ini hampir menyerupai metode eksperimen. Akan tetapi, dalam metode ini siswa tidak memperagakan atau mempraktikan sebagaimana yang ada pada metode eksperimen, melainkan mereka hanya mengamati dan melihat apa yang diperagakan oleh guru.

Tujuan pokok dari adanya metode ini adalah untuk memperjelas suatu pengertian atau konsep kemudian memperlihatkan cara memperagakannya.

Metode yang satu ini memiliki beberapa kelebihan, diantaranya adalah untuk memusatkan perhatian siswa kepada satu sisi.

Kemudian menjadikan proses belajar seorang siswa menjadi lebih terarah, dan tidak lupa memberikan kesan pembelajaran yang lebih melekat dan diingat dalam benak siswa.

6. Metode Perancangan

Metode perancangan merupakan salah satu metode yang ada dalam proses pembelajaran dan didalamnya siswa akan mencoba merancang dan merakit sesuatu sehingga menjadi sebuah produk atau inovasi yang dimiliki seorang siswa dalam proses belajarnya.

Metode ini umumnya akan dipraktikkan dalam hal-hal yang sifatnya kesenian dan sebagainya. Sementara untuk hal yang sifatnya pemahaman cukup jarang ditemukan.

Metode ini memiliki beberapa kelebihan, salah satunya adalah dapat melatih inovasi dan kekuatan berfikir siswa sehingga bisa kreatif dalam merancang suatu produk.

7. Metode Latihan

Metode latihan disebut juga dengan metode training yang merupakan salah satu metode mengajar yang bertujuan untuk menanamkan suatu kebiasaan.

Metode ini juga dijadikan sebagai sarana untuk merawat dan melestarikan kebiasaan-kebiasaan yang baik.

Tidak hanya itu, metode ini juga efektif dalam mendapatkan suatu ketangkasan, kesempatan, keterampilan, serta ketepatan.

Metode latihan sendiri memilliki beberapa keunggulan, di antaranya adalah seorang siswa atau peserta didik akan mampu mendapatkan kecakapan motoris.

Misalnya dalam hal menulis, membuat serta mengenakan alat tertentu, atau melafalkan suatu huruf.

Kelebihan lain yang dimiliki oleh metode ini adalah membantu seorang siswa dalam memperoleh kecakapan mental seperti dalam bidang perkalian, penjumlahan, pembagian, pengurangan, hingga tanda, simbol dan lain sebagainya.

Dan yang paling penting dari metode latihan ini adalah mampu membentuk suatu kebiasan serta menambah ketepatan serta kecepatan seorang siswa.

8. Metode Percobaan

Metode percobaan adalah salah satu metode pembelajaran yang di dalamnya para peserta didik diberikan kesempatan, baik dalam format individu ataupun kelompok untuk kemudian ajak berlatih melakukan suatu eksperimen atau percobaan.

Hal ini menuntut peserta didik untuk mengalami sendiri apa yang mereka pelajari.

Dalam metode ini, mereka akan melewati suatu proses pengamatan terhadap suatu objek, hingga keadaan atau proses sesuatu.

Siswa dalam hal ini dituntut untuk dapat mencari suatu kebenaran, hukum atau dalil dan kemudian mencoba menarik kesimpulan dari berbagai hal yang mereka alami.

Metode percobaan atau eksperimen ini mempunyai tujuan utama, yaitu agar peserta didik mampu mencari serta menemukan berbagai jawaban dari persoalan yang ada. Di samping itu, mereka juga akan terlatih untuk dapat berfikir secara ilmiah.

Dan yang terpenting dari metode ini adalah untuk melatih siswa supaya bisa menjadi orang yang mampu berfikir secara mandiri.

Kesimpulan

Itulah ulasan tentang metode pembelajaran yang bisa dijadikan sebagai salah satu acuan dan pengetahuan. Khususnya bagi Anda yang merupakan mubaligh atau tenaga pendidik lainnya.

Dengan mengetahui berbagai metode, media pembelajaran dan lain sebagainya, Anda akan lebih bisa mencari inovasi dan aspirasi dalam mengajar. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.