Penghalang Hidayah

Hidayah yang berarti petunjuk Allah adalah rahasia kepatuhan seorang hamba.

Tak ada amal shaleh yang kita kerjakan tanpa hidayah. Ia merupakan bahan bakar iman kita.

Ia adalah sumber kekuatan kita dalam perjalanan menuju Allah.

fluktuasi iman mengikut pada kadar hidayah. Itulah sebabnya sehingga Surah Al-Fatihah yang paling sering kita baca mencantumkan do’a memohon hidayah:

اهْـدِنَا الصِّـرَاطَ المُسْتَقِـيم

Hidayah adalah karunia terbesar Allah kepada hambanya, karena hanya dengannyalah ia mengenal Allah swt dan tunduk patuh kepadaNya.

Namun karunia mulia tersebut haruslah diIktiarkan, harus dicari, dikejar, dijaga dan dipertahankan.

Itulah maksud tujuan dari kewajiban menuntut ilmu dan itu pula yang dimaksudkan dengan kewajiban Istiqamah (konsisten) di jalan Allah.

Perjuangan spiritual kita membuktikan bahwa menemukan hidayah tidaklah mudah, dan mempertahankan hidayah itu jauh lebih berat.

Kita semua jatuh bangun dalam memegang hidayah. Itulah penafsiran yang sebenarnya dari fluktuasi semangat ibadah kita, fluktuasi gairah amal shaleh dalam diri kita.

Tapi kita terus berjuang, terus bermujahadah untuk mendapat tambahan hidayah permanen, yang kokoh dan kuat.

Beberapa Penghalang Hidayah

Dalam perjuangan ini kita menemukan sejumlah penghalang hidayah, kendala Istiqamah yang patut kita cermati dan cari solusinya. Antara lain:

1. Materialisme

Paham kebendaan. Presepsi pemuliaan harta. Keyakinan pada kekeyaan sebagai sumber kebahagiaan dan kemuliaan.

2. Ketakburan

Arogansi, menolak kebenaran, tidak mau mendengar pendapat orang lain, dan merendahkan sesama manusia, memandang diri lebih mulia dari orang lain.

3. Lingkungan yang jelek

kawan-kawan yang jauh dari Allah swt, lingkungan dosa dan maksiat.

Upaya untuk menerjang ketiga penghalang hidayah ini ialah dengan hijrah. Hijrah pemikiran, hijrah akhlaq, hijrah lingkungan.

Langkah ke arah itu ialah komitmen yang tinggi untuk aktif di majelis Ta’lim rutin yang meyakinkan kita pada kebenaran pemahamannya, keshalehan pembinanya, dan mampu memberikan, solusi-solusi yang realistis dan bijak terhadap berbagai persoalan hidup di jalan Allah swt.

Semoga Allah swt memudahkan langkah kita untuk hijrah yang hakiki, untuk hidayah yang abadi. Amin

Oleh: Ustadz udzakkir Arif, MA

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.