Posisi Bayi Yang Harus Dikenali Sebelum Persalinan

Posisi Bayi dalam Kandungan – Hamil merupakan salah satu hal yang luar biasa karena menjadi momen yang dituggu sejak lama. Setia perkembangan kehamilan ini harus dipantau agar tidak kehilangan momen.

Terlebih saat usia kehamilan mencapai 36 minggu, maka Posisi Bayi Selama di dalam Kandungan harus diketahui.

Posisi Bayi dalam Kandungan Saat Mendekati Masa Persalinan

Berikut ini empat posisi yang umumnya dialami oleh bayi dalam kandungan menjelang hari kelahirannya.

1. Posisi Kepala Di Bawah (Anterior)

Posisi bayi dalam kandungan
id.theasianparent.com

Posisi pertama ini adalah posisi terbaik untuk menjalani persalinan. Kepala bayi berada di bawah, kemudian mukanya menghadap ke punggung Bunda.

Dagu bayi telah menempel pada dadanya dan posisi kepalanya telah siap masuk ke bagian pelvis.

Bagian kepala yang paling runcing ini nantinya akan dapat menekan serviks untuk membuka dan memudahkannya melewati dan melintasi jalan lahir.

Posisi ini biasanya akan dicapai pada usia kehamilan 33 hinga 36 minggu. Posisi ini menjadi posisi yang paling ideal dan juga aman untuk melahirkan.

2. Posisi Posterior

Posisi bayi dalam kandungan Posterior
id.theasianparent.com

Posisi kedua yang harus dikenali adalah posisi posterior. Pada posisi ini, kepala bayi berada di bagian bawah serta wajahnya akan menghadap ke perut Bunda. Pada saat akan mendekati HPL, bayi akan diam hingga akan mendekati kontraksi.

Kemudian, bayi ini akan segera memutar badanya sampai wajah bayi menghadap pada punggung bunda.

Namun, pada suatu kasus, bayi tidak akan memutar posisinya sehingga saat akan menjalankan persalinan membutuhkan waktu yang lama.

Bukan hanya waktu lama, namun posisi ini juga biasanya akan menimbulkan rasa yang sangat sakit.

Biasanya akan membutuhkan suntik epidural yang diguankan untuk mengurangi rasa sakit yang muncul saat posisi bayi ini pada saat persalinan.

Posisi bayi ini dapat dilihat dari bentuk perut yang tidak rata dan juga bergelombang di bagian depan.

Posisi ini dapat menyebabkan nyeri pada punggung ibu dan juga akan menyulitkan ibu karena diameter kepala bayi yang lebih besar sehingga sulit untuk keluar.

3. Posisi Melintang

Posisi bayi dalam kandungan
id.theasianparent.com

Posisi selanjutnya yang biasa terjadi pada posisi janin adalah posisi melintang.

Seperti pada namanya, posisi janin ini melintang antara kepala dan juga kaki yang terdapat di sisi kanan dan bagian kiri perut ibu.

Jika masih jauh dari waktu persalinan, maka masih bisa dimungkinkan lahir secara normal karena bayi masih dapat bergerak menuju posisi yang normal.

Namun, apabila posisi ini masih sama saat menjelang persalinan, maka yang bisa dilakukan adalah operasi Caesar untuk melakukan persalinan.

Melahirkan dengan posisi melintang secara normal ini akan mengakibatkan robeknya jalan lahir dan juga dapat membahayakan nyawa ibu dan juga janin.

Metode ini akan bisa diusahakan dengan cara berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan.

4. Posisi sungsang

Posisi bayi sungsang dalam kandungan
id.theasianparent.com

Posisi selanjutnya yang biasa ada adalah posisi sungsang di mana bagian kepala bayi terdapat di bagian atas dan juga kaki berada di bagian bawah.

Posisi ini akan sangat menyulitkan ibu untuk menjalani persalinan secara normal sehingga banyak kasus dijalankan dengan operasi Caesar.

Akan tetapi, dari banyak kasus yang ada, banyak sekali kasus ibu melahirkan dengan posisi sungsang sehingga banyak juga diantara mereka yang menggunakan jalan Caesar sebagai jalan persalinan untuk mereka.

Posisi ini harus segera diketahui saat Anda akan menjalankan persalinan untuk mengetahui metode mana yang paling sesuai dan juga yang paling tidak membahayakan baik untuk si janin atau pun untuk ibu yang melahirkan.

Mengetahui posisi ini akan dapat memberikan Anda gambaran yang pasti agar tidak terjadi kesalahan saat melahirkan.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.