Mengenal Sosok Tuan Guru Bajang

Tuan Guru Bajang – Diantara sosok-sosok inspiratif negeri ini, nama Tuan Guru Bajang menjadi salah satu yang dapat diperhitungkan.

Sosok ini semakin dikenal masyarakat setelah dirinya digadang-gadang sebagai salah satu calon alternatif di bursa capres dan cawapres tahun 2019 mendatang.

Nah, kali ini mari mengenal lebih jauh sosok dari Tuan Guru Bajang.

Nama Lengkap, Kelahiran dan Masa Kecil Tuan Guru Bajang

biografi Tuan guru bajang
moeslimchoice.com

Tuan Guru Bajang lahir di Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat pada 31 Mei 1972. Beliau dilahirkan dari pasangan HM Djalaluddin S.H dan Hj.

Rauhun Zainuddin Abdul Majid dan diberi nama TGH. Muhammad Zainul Majdi. Tuan Guru Bajang ini lahir sebagai anak ketiga dari 6 bersaudara.

Tuan Guru Bajang kecil tumbuh di tengah lingkungan keluarga yang sangat agamis sehingga pendidikan agama menjadi perhatian khusus.

Zainul Majdi Bajang menempuh pendidikan dasar di SDN 3 Mataram hingga tahun 1986 kemudian melanjutkan pendidikan ke tingkat sekolah menengah di Madrasah Tsanawiyah Mu’alimin NU.

Tak seperti kebanyakan siswa, beliau menyelesaikan sekolahnya hanya dalam 2 tahun karena kepintarannya.

Selanjutnya beliau melanjutkan ke jenjang Madrasah Aliyah atau setingkat SMA di yayasan yang sama.

Perjalanan TGB Menuntut Ilmu

biografi singkat tuan guru bajang
muslimoderat.net

Tahun 1991 Tuan Guru Bajang lulus dari Madrasah Aliyah kemudian melanjutkan ke m’Had Darul Qur’an wal HaditsNahdlatul Wathan Pancor selama setahun hingga tahn 1992.

Di sana beliau memperdalam ilmu agama dari ilmu A’Qur’an hingga hafal 30 juz. Perjalanan pendidikannya berlanjut ke Mesir setelah beliau menyelesaikan hafalannya tersebut.

Zainul Majdi atau yang lebih dikenal dengan TGB mengenyam bangku kuliah di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir dengan mengambil jurusan tafsir dan ilmu Al-Qur’an di Fakults Ushuluddin.

Pendidikan sarjana beliau selesaikan pada tahun 1996 kemudian dilanjutkan dengan pendidikan strata 2 untuk mencapai gelar master di institusi pendidikan yang sama.

Akhirnya beliau menamatkan pendidikan dengan memperoleh gelar Mater of Arts. Tak lama setelah menikah di tahun 1997, TGB kembali melanjutkan pendidikan untuk meraih gelar doktor di Universitas Al-Azhar Kairo.

Jika disimpulkan, TGB atau Zainul Majdi menyelesaikan seluruh pendidikan tingginya dari S1 hingga S3 di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir dalam kurun waktu 10 tahun.

Perjuangan Dakwah Tuan Guru Bajang

biografi tgb
pulausumbawanews.net

Tuan Guru Bajang yang menjabat sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat ini ternyata juga seorang aktivis dakwah. Beliau selalu berusaha untuk mengajak masyarakat untuk berbuat baik di setiap kesempatan.

Menurut beliau dakwah itu bisa disampaikan dalam ranah apapun termasuk dalam memimpin Nusa Tenggara Barat.

Beliau berpendapat bahwa politik merupakan salah satu bagian dari ranah dakwah sehingga beliau selalu mencoba untuk mengaitkan agama dalam berbagai kebijakan.

TGB berkaca dari zaman Rasulullah ketika agama digunakan dalam pelaksanaan politik diantaranya dalam proses perumusan kebijakan, jalannya pengaturan negara hingga pembangunan peradaban.

Zainul Majdi yang lebih dikenal dengan TGB menjadikan politik sebagai wadah dakwah untuk selalu mendidik masyarakat untuk beribadah kepada Allah SWT.

Dalam rangka menjalankan dakwahnya, TGB kerap diundang untuk mengisi ceramah di berbagai tempat seperti pondok pesantren maupun event keagamaan lainnya.

Di setiap kesempatannya mengisi acara, beliau selalu menyempatkan untuk mengajak masyarakat untuk mencintai negara Indonesia sebagai salah satu cara mencintai Allah SWT Sang Pencipta.

Beliau pun sering mengadakan safari dakwah ke berbagai provinsi di Indonesia.

Kegiatan Lain Tuan Guru Bajang

biografi singkat tuan guru bajang
youtube.com

Selain tugas utamanya saat ini sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat, TGB juga disibukkan dengan aktivitas lain.

Menjabat sebagai Gubernur untuk 2 periode berturut-turut tidak membuat beliau tidak aktif dalam kegiatan keorganisasian lainnya.

Beliau saat ini menjabat sebagai ketua Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar Cabang Indonesia.

Ujian yang Menimpa TGB

Seorang sosok yang sukses tentu pernah mengalami sandungan ujian dalam hidup, tak terkecuali Tuan Guru Bajang.

Diantara berbagai prestasi dan penghargaan yang telah diraih, Tuan Guru Bajang pernah tersandung perkara yang berkaitan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Beliau pada beberapa bulan lalu datang memenuhi panggilan KPK untuk menjalani pemeriksaan.

Ketika diklarifikasi ke ketua KPK Agus Raharo, disebut bahwa TGB diperiksa atas kasus lama yang tidak berkaitan dengan jabatannya sebagai Gubernut Nusa Tenggara Barat dan bukan merupakan tindak pidana.

Baru-baru ini, Tuan Guru Bajang juga tersandung masalah dengan partai pengusungnya yaitu Demokrat atas pernyataan dukungannya terhadap Jokowi.

Dikabarkan bahwa beliau terancam sanksi dari partai atas pernyataannya tersebut.

Baca Juga:
• Biografi Ustadz Abdul Somad

Pujian untuk Tuan Guru Bajang

biografi zainul majdi
pepnews.com

Sosok Tuan Guru Bajang memang banyak menuai pujian dari beberapa kalangan.

Sebagai gubernur sekaligus pekdakwah, TGB memang kerap kali melakukan pejalanan ke berbagai kota, salah satunya Surabaya.

KH. Agoes Ali Masyhuri, pengasuh Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat pernah memiliki kesan khusus terhadap Tuan Guru Bajang.

Beliau mengaku senang dengan kedatangan TGB pada kunjungannya ke Surabaya beberapa waktu lalu.

Ketua Aliansi Umat Islam Nusa Tenggara Barat juga pernah memuji TGB atas sikap sikap kenegarawanan yang dimiliki beliau.

Selain itu Farouk Muhammad, wakil ketua DPR RI pun mengaku kagum dengan prestasi-prestasi yang pernah dibuat oleh Tuan Guru Bajang dalam periode kepemimpinannya selama dua periode berturut-turut ini.

Keluarga Tuan Guru Bajang

Zaiul Majdi atau TGB merupakan cucu dari ulama terkenal di Lombok yaitu Maulana Syekh Tuan Guru Haji M.

Zainuddin Abdul Madjid. Kakek beliau ini adalah pendiri organisasi masyarakat Islam tebesar di Nusa Tenggara Nahdlatul Wathan.

Tuan Guru Bajang bertemu dengan jodohnya kemudian memutuskan untuk menikah dengan seorang wanita bernama Rabiatul Adawiyah di tahun 1997.

Pernikahannya dengan Rabiatul Adawiyah dikaruniai 4 orang anak yaitu seorang anak laki-laki bernama Muhammad Rifki Farabi dan 3 orang anak perempuan bernama Zahwa Nadhira, Fatima Azzahra dan Zayda Salima.

Pada tahun 2013 Tuan Guru Bajang bercerai dengan Rabiatul Adawiyah kemudian menikah kembali dengan Erica Zainul Majdi dan dikaruniai 2 orang anak bernama Azzadina Johara Majdi dan Khadija Hibbaty Majdi.

Fakta Lain tentang TGB

biodata tuan guru bajang

Ada beberapa fakta lain tentang Tuan Guru Bajang yang menarik untuk diketahui salah satunya adalah mengenai kasus dugaan penghinaan oleh seorang bernama Steven terhadap Tuan Guru Bajang dan keluarga. Di Bandara Changi, Singapura.

Orang tersebut diketahui melontarkan kata-kata kurang pantas kepada beliau.

Hal menarik yang perlu diketahui adalah Tuan Guru Bajang memutuskan untuk memaafkan tindakan penghinaan tersebut dan tidak membawanya ke jalur hukum.

Tindakan ini rupaya banyak diapresiasi oleh masyarakat.

Itu tadi sedikit ulasan mengenai sosok Tuan Guru Bajang yang memiliki banyak prestasi dan sepak terjang di dunia politik dan dakwah.

Sosok inspiratif ini diharapkan dapat membangunkan semangat generasi muda untuk meniru sepak terjang beliau untuk menyebarkan dakwah keislaman.

Kisah Menarik:

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.